35 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat (Secara Alami & Modern)

Seringkali jerawat membuat tidak percaya diri. Jerawat adalah kondisi pori-pori kulit yang tersumbat, hal ini memicu penumpukan kotoran, peradangan hingga memunculkan kantung nanah.

Tipe-tipe jerawat yang pernah terjadinya bermacam-macam, diantaranya komedo, jerawat biasa hingga jerawat batu. Adapun penyebab munculnya jerawat karena berbagai macam hal, tapi terutamanya karena kebersihan wajah yang kurang diperhatikan.

Jerawat sering membuat jengkel, ditambah lagi bekas yang ditimbulkan jerawat akan sulit dihilangkan.

Bekas Jerawat

Terdapat banyak cara dan tips untuk bisa menghilangkan bekas jerawat, langsung saja berikut di bawah ini penjelasannya.

1. Perbanyak Minum Air Putih

Minum Air Putih
Credit: Pixabay.com

Tidak jarang orang-orang meremehkan akan manfaat minum air putih yang cukup pada setiap harinya. Manfaat minum air putih ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara umum, namun juga menjaga penampilan kulit tubuh.

Jika kulit sehat maka Anda akan lebih bisa untuk menghindari yang namanya jerawat. Nah, bila bekas jerawat masih aja membandel di wajah, maka hendaknya memperbanyak minum air putih dari sekarang.

Minum air putih sangat penting untuk dan keindahan kesehatan kulit. Selain itu, tidak hanya jerawat saja yang akan mereda, juga bekas jerawat yang sudah lama muncul bisa memudar dan sirna dengan cepat.

Penyebab jerawat bisa karena terlalu banyak pikiran dan stress. Tertekan dengan banyaknya masalah bisa membuat jerawat lebih merajalela di kulit wajah. Nah, minum air putih bisa membuat suasana hati membaik, dan meredakan stress yang sedang dialami.

Minum air putih membuat tubuh lebih segar, sehingga Anda terhindar dari yang namanya lesu, letih ataupun tidak bertenaga. Rasa lesu dan semacamnya inilah yang memicu suasana hati buruk.

Peran air putih lainnya yaitu membantu mengeluarkan toksin serta kotoran, sehingga apapun masalah yang ada pada kulit akan bisa segera terselesaikan dengan banyak minum air putih.

Rajin minum air putih membuat kulit lebih halus dan lembut, serta memperbaiki jaringan kulit yang rusak, menghilangkan flek hitam, parut, bopeng dan bekas jerawat.

Minum air putih akan bermanfaat untuk memaksimalkan proses pengeluaran racun dan kotoran dari dalam tubuh serta pori-pori kulit. Hal ini sangat penting agar kotoran-kotoran yang selama ini menyumbat (sehingga memicu jerawat), akan bisa dibersihkan sepenuhnya.

Hal terakhir, mengapa air putih mampu menghilangkan bekas jerawat? yaitu bahwa air putih yang dikonsumsi akan bermanfaat untuk memaksimalkan proses regenerasi kulit.

Dimana agar proses regenerasi kulit bisa berjalan dengan sempurna maka tubuh wajib terhidrasi dengan baik.

Dengan proses regenerasi kulit yang baik, maka sangat bermanfaat dalam menghilangkan bekas jerawat, bopeng dan flek hitam di wajah.

2. Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Tomat

Tomat
Credit: Pixabay.com

Bekas jerawat tidaklah bersifat permanen, hanya saja perlu waktu bertahun-tahun agar bekasnya tersebut menghilang sepenuhnya. Salah satu perawatan alami yang cukup bagus, yaitu dengan memanfaatkan tomat untuk menghilangkan bekas jerawat yang menjengkelkan tersebut.

Tomat merupakan sumber kandungan vitamin A yang berkhasiat untuk mempercepat proses pergantian kulit, sehingga sebuah hal yang bagus mengaplikasikan bahan alami ini langsung pada kulit wajah.

Banyak produk perawatan jerawat yang menggunakan bahan vitamin A. Tomat memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit dan menghilangkan bekas jerawat. Selain vitamin A, tomat juga memiliki kandungan vitamin lainnya, seperti vitamin C, vitamin K, vitamin E, dan beberapa turunan vitamin B.

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami tomat ini, simple-nya yaitu dengan mengiris tomat menjadi beberapa bagian, lalu ditempelkan ke bagian bekas jerawat. Biarkan dalam keadaan menempel seperti itu selama 60 menit, lakukan hal ini setiap hari.

Selain itu, Anda dapat melakukan cara kombinasi tomat dengan bahan lainnya. Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan:
  • 2 sdm air jus tomat
  • 6 tetes air lemon

Langkah-langkahnya:
  1. Campurkan kedua bahan tersebut di dalam wadah sampai tercampur rata.
  2. Lalu oleskan pada bagian wajah yang terdapat bekas jerawat.
  3. Setelah selesai mengoleskan, biarkan saja selama 15-20 menit.
  4. Setelah itu barulah membilas dengan air hangat, setelah itu bilas wajah dengan air biasa.

Sebagai tips, saat terbaik untuk menggunakan masker ini adalah saat sebelum tidur, lakukan setiap hari atau setidaknya 3 kali dalam seminggu.


3. Mulailah Rajin Berolahraga dari Sekarang

Berolahraga
Berolahraga | Credit: Pixabay.com

Olahraga yang dilakukan akan memperlancar peredaran oksigen ke seluruh tubuh, khsusnya pada kulit. Permasalahan jerawat ini tidak hanya diatasi dari luar tetapi juga dari dalam.

Olahraga yang dilakukan akan bermanfaat untuk membantu menghilangkan jerawat maupun bekas jerawat. Kalau bisa lakukan jogging selama 30 menit dalam setiap hari, utamakan jogging dilakukan di pagi hari (ini yang paling baik).

Jogging bermanfaat untuk kesehatan kulit, terutama untuk menjaga kelembaban kulit, sera dapat membersihkan kulit dari kotoran dan noda, sehingga kulit lebih cerah. Manfaat ini nantinya bisa membantu untuk memudarkan bekas jerawat secara bertahap.

Anda juga sebenarnya bisa melakukan berbagai jenis olahraga lain, seperti bersepeda ataupun bermain sepak bola, basket, tennis, dll.

Jangan sampai Anda tidak mandi setelah berolahraga. Olahraga akan menyebabkan Anda berkeringat cukup banyak. Ditambah lagi ketika berolahraga di luar ruangan, maka polusi udara yang bercampur dengan keringat dan debu.

Oleh karena itu Anda harus melakukan mandi setelah berolahraga, sehingga kotoran luar maupun dalam akhirnya dapat dibersihkan secara sempurna.

4. Rajin Makan Buah dan Sayuran Segar 

Buah dan Sayuran Segar
Credit: Publicdomainpictures.net

Dengan mengutamakan makan buah dan sayuran segar daripada jenis makanan junkfood dan instan, maka manfaatnya bisa membuat kulit lebih sehat, cerah dan indah, sehingga berbagai noda pada kulit seperti jerawat dan flek hitam dapat memudar sedikit demi sedikit.

Umumnya produk obat jerawat adalah kombinasi dari senyawa-senyawa yang sering ditemukan pada buah dan sayuran. Mengkonsumsi buah dan sayur bisa membantu untuk menghilangkan jerawat dari dalam.

Di dalam buah dan sayur biasanya mengandung banyak senyawa antioksidan yang memiliki banyak manfaat kesehatan, diantaranya menghambat peradangan dan pertumbuhan bakteri pada jerawat, serta membantu proses regenerasi kulit sehingga bekas jerawat pada wajah bisa lebih cepat hilang.

Beberapa jenis buah yang kaya akan kandungan antioksidan yaitu buah berri, melon, anggur, apel, pisang, jeruk bali, alpukat, ubi jalar, blewah, dan manga.

Adapun jenis sayuran yang kaya akan antioksidan yaitu tomat, bayam, bawang putih, brokoli, romaine, minyak zaitun, terong, seledri, paprika, selada, dan wortel.

Selain itu, buah-buahan pada umumnya yang kaya akan kandungan beta-karoten, yang manfaatnya bisa mencegah minyak berlebih dan membantu mengobati peradangan pada jerawat membandel.

Beta-karoten adalah senyawa pro-vitamin A yang sifatnya menyerupai senyawa retinol, dimana senyawa retinol umum digunakan sebagai kandungan obat jerawat modern.

Kandungan beta-karoten banyak terkandung di dalam buah semangka, jeruk keprok, blewah, aprikot, ceri, markisa, pisang, mangga, jambu biji, dan papaya.

Adapun sayuran yang memiliki kandungan beta-karoten yaitu wortel, kale, lobak, bayam, sawi, daun dandelion, selada, daun sup, dan labu.

Kandungan lainnya di dalam buah dan sayuran yang bermanfaat untuk membantu menghilangkan bekas jerawat yaitu vitamin A dan vitamin C, yang fungsinya menjaga kesehatan kulit dan mendorong produksi kolagen pada kulit guna mempercepat proses menghilangkan bekas jerawat.

Buah dan sayuran yang kaya akan vitamin yaitu jeruk, semangka, stroberi, anggur, nanas, alpukat, tomat, pisang, pepaya, aprikot, mangga, kiwi, lemon, brokoli, bayam, bawang, wortel, asparagus, lobak, seledri, cengkeh, buncis, kubis, kemangi, dan kacang hijau.

5. Pemanfaatan Buah dan Sayuran Untuk Pemakaian Luar 

Pemanfaatan buah dan sayuran dalam membantu menghilangkan bekas jerawat tidak hanya dengan cara dikonsumsi, tapi juga bisa dimanfaatkan sebagai pemakaian luar, yaitu dengan membuat masker wajah.

Buah dan sayur yang memiliki kandungan vitamin, senyawa asam, dan enzim yang bermanfaat untuk menghilangkan kotoran dan sel-sel kulit mati di wajah, sehingga membantu menghilangkan jerawat dan bekasnya, serta membuat kulit lebih halus dan cerah.

Penggunaan buah atau sayuran yang kaya akan vitamin A sebagai masker wajah bermanfaat untuk memperbaiki sistem lapisan epidermis hingga ke tingkat DNA, yang kegunaannya untuk membantu proses regenerasi sel-sel kulit, menghilangkan bekas jerawat secara alami, dan mencegah terjadinya penuaan dini.

Pemakaian buah ataupun sayuran yang kaya vitamin A disarankan dilakukan pada malam hari, dimana kalau diperhatikan banyak ditemui krim malam yang mengandung vitamin A.

Beberapa jenis buah yang kaya akan vitamin A (yang bisa Anda manfaatkan sebagai masker wajah) yaitu buah papaya, pisang, naga, dan apel. Adapun sayuran yang kaya akan vitamin A yaitu wortel, tomat, dan bayam.

Untuk Penggunaan buah yang kaya kandungan Vitamin C, bermanfaat untuk menangkal serangan radikal bebas penyebab jerawat dan kanker kulit. Kandungan vitamin C banyak ditemukan pada produk kecantikan.

Berbagai buah dan sayuran yang kaya akan vitamin C yaitu jeruk, nanas, stroberi, anggur, semangka, alpukat, pisang, mangga, lemon, tomat, pepaya, aprikot, kiwi, bayam, buncis, brokoli, bawang, kubis, wortel, asparagus, kemangi, lobak, bawang, seledri, cengkeh, kubis, dan kacang hijau.

Anda juga bisa memanfaatkan buah maupun sayuran yang kaya asam, manfaatnya untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah, sehingga sel-sel kulit mati dan kotoran akan dibersihkan dan tidak lagi menyumbat pori-pori.

Manfaat lainnya yaitu mempromosikan proses regenerasi sel kulit sehingga mempercepat pemudaran bekas jerawat.

Jenis buah-buahan maupun sayuran yang tinggi kandungan asam yaitu jeruk nipis, alpukat, lemon, pepaya, stroberi, jeruk, wortel, labu, raspberi, kentang, brokoli, seledri, bayam, kol kembang, brokoli, dan asparagus.

Berbagai jenis buah dan sayuran yang disebutkan diatas cukup baik digunakan sebagai masker alami guna menghilangkan jerawat dan bekas jerawat.

6. Konsumsi Makanan Berprotein Tinggi

Makan buah dan sayur memang bermanfaat besar bagi kesehatan kulit dan membantu menghilangkan bekas jerawat, selain itu Anda juga perlu mengonsumsi asupan protein yang bermanfaat untuk mempromosikan proses regenerasi sel-sel kulit.

Beberapa makanan kaya protein yang membantu dalam memudarkan bekas jerawat yaitu bubur kacang hijau, tahu, tempe, telur, ayam, sapi, dan udang.

Anda bisa mencoba sesekali sarapan bubur kacang hijau di pagi hari. Intinya pastikan Anda mencukupi asupan protein dalam setiap harinya (bukan berarti berlebihan), hal ini sedikit banyak akan membantu untuk bisa segera menghilangkan bekas jerawat.

Demikian juga jangan lupa, asupan lain seperti vitamin A dan vitamin C perlu dipenuhi dengan baik.

Loading...

7. Masker Madu dan Telur

Putih telur dikenal bermanfaat besar untuk perkembangan tubuh dan otot tubuh, tapi putih telur juga dapat bermanfaat untuk membantu memudarkan bekas jerawat. Demikian juga dengan madu yang sering disebut sebagai cairan ajaib, madu sudah umum dimanfaatkan untuk berbagai jenis pengobatan.

Kombinasi kedua bahan alami tersebut bisa memberikan hasil yang maksimal untuk menghilangkan bekas jerawat.

Bahan-bahan yang perlu Anda siapkan:
  • Madu (2-3 sdm)
  • Putih telur

Langkah-langkahnya:
  1. Pertama-tama campur madu dan putih telur.
  2. Setelah tercampur, oleskan sebaga masker pada seluruh bagian wajah atau pada bagian wajah yang terkena jerawat saja (lakukan sebelum tidur).
  3. Nah, Anda barkan saja semalaman, lalu ketika sudah pagi hari maka bilas wajah menggunakan air hangat sampai bersih.

Anda perlu mengoleskan masker madu dan putih telur ini pada bekas jerawat secara teratur. Lakukan setidaknya satu kali dalam seminggu.

Ingat!! Telur yang digunakan hanya putih telurnya saja. Lakukan secara konsisten agar hasilnya maksimal.

8. Biasakan Diri Untuk Berjalan Kaki

Berjalan Kaki
Credit: Pixabay.com

Penyebab jerawat dan lamanya bekas jerawat hilang karena adanya ketidakseimbangan hormon. Berbagai hal yang memicu terjadinya ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh karena:
  • Sering mengalami stress.
  • Gizi tak seimbang
  • Sering terkena paparan udara kotor.
  • Jarang cuci muka.
  • Kurang tidur.
  • Kurang olahraga. 
  • Makan tidak teratur.
  • Makan berlebihan.

Nah, sebagian masalah diatas sebenarnya bisa diatasi dengan melakukan aktivitas fisik, tidak perlu berat-berat karena yang penting tubuh bergerak, sehingga bermanfaat untuk membantu kestabilan dan keseimbangan hormon di dalam tubuh.

Sebagai saran Anda bisa melakukan jalan cepat, yang ini terbilang masih kategori olahraga santai. Lakukan jalan cepat di pagi hari (jam 6-7 pagi). Manfaatnya akan membakar lemak, melancarkan sirkulasi darah, dan menyeimbangkan hormon tubuh.

Selain itu, pada aktivitas sehari-hari maka biasakan untuk berjalan kaki, seperti ketika berpergian ke warung yang di dekat komplek perumahan, maka jika jaraknya dekat tidak perlu menggunakan motor. Usahakan agar kaki Anda bisa sering-sering digerakan.

9. Jangan Terlalu Sering Menggunakan Air Panas atau Hangat Saat memcuci wajah

Sering menggunakan air yang hangat (bahkan terlalu panas) ketika mencuci wajah maka bisa mengakibatkan timbulnya masalah kulit kering. Anda juga jangan memakai handuk yang kasar untuk digosokan ke wajah. Pastikan menggunakan handuk atau kain yang lembut untuk mengeringkan wajah.

10. Manfaatkan Lemon Sebagai Perawatan Luar

Lemon
Credit: Wikimedia.org

Lemon disebut-sebut memiliki banyak manfaat berupa menghilangkan jerawat sekaligus luka bekas jerawat, meratakan warna kulit, menyamarkan noda gelap,  membuat kulit lembut dan kenyal, membersihkan bakteri penyebab jerawat, hingga membersihkan sel-sel kulit mati.

Berbagai manfaat lemon seperti untuk pengelupasan sel kulit mati, berguna untuk mencegah jerawat dan mengurangi tampilan bekas jerawat. Selain itu, lemon dikenal sebagai pemutih kulit alami yang bermanfaat untuk mengurangi tampilan bintik-bintik gelap bekas jerawat.

Laman Naturallivingideas.com menyebutkan bahwa di dalam lemon terkandung asam alfa-hidroksi alami (AHA) yang bisa digunakan untuk memudarkan bekas jerawat, bekas luka, mempercepat proses penyembuhan, dan merevitalisasi kulit.

Cukup peras sebuah lemon ke dalam mangkuk kecil, lalu diaplikasikan pada bagian kulit yang bermasalah seperti bekas jerawat. Atau Anda bisa mengoleskan sisa jusnya di atas bekas jerawat menggunakan bola kapas, lalu diamkan sampai kering, lalu bersihkan kulit kembali.

Dalam perawatan alami menggunakan bahan “jus lemon”, maka memberikan efek samping berupa kulit yang lebih sensitif terhadap radiasi UV.

Oleh karena itu, setelah melakukan perawatan ini maka hindari berada di bawah sinar matahari langsung untuk sementara waktu.

11. Tidur yang Cukup dan Hindari Begadang

Anak Tidur
Credit: Pixabay.com

Jika Anda benar-benar ingin menghilangkan bekas jerawat maka pastikan kebutuhan tidur terpenuhi dengan baik. Dalam sehari, manusia butuh waktu tidur selama 6-8 jam. Oleh karena itu, jangan tidur terlalu malam.

Manfaat dari tidur yang cukup, berkualitas dan teratur adalah memaksimalkan proses regenerasi kulit, menyehatkan kulit, dan menyehatkan tubuh secara umum. Hal-hal seperti ini secara tidak langsung berguna untuk mempercepat pembersihan bekas jerawat, bopeng, flek hitam dan masalah lainnya di wajah.


12. Buang Kebiasaan Memencet Jerawat

Hal yang tanpa disadari sering dilakukan yaitu memencet jerawat. Penting diketahui bahwa memencet jerawat akan memperparah kondisi kulit, memperluas penyebaran bakteri dan menimbulkan infeksi pada bagian kulit wajah yang lainnya. 

Akibat memencet jerawat maka bekas luka jerawat akan semakin lama untuk bisa dihilangkan. Oleh karena itu, jika Anda sedang memiliki jerawat di wajah maka tahanlah tangan Anda dari “memainkan” jerawat, selain itu usahakan semampunya agar tangan jangan menyentuh wajah.

13. Jeruk Nipis

Jeruk Nipis
Credit: Pixabay.com

Jeruk nipis kaya akan vitamin C, selain itu memiliki kandungan vitamin B1, minyak atsiri, asam sitrun, asam amino, belerang, damar, dan glikosida. Anda bisa memanfaatkan air perasan jeruk nipis yang mengandung senyawa alami asam alpha-hydroxy sebagai masker alami.

Dalam mengoleskan jeruk nipis ke wajah, maka pakailah kapas. Sebelum mengoleskan, Anda perlu membersihkan wajah terlebih dahulu.

Setelah selesai mengoleskan, biarkan masker alami ini sampai mengering kering agar kandungannya meresap secara maksimal pada kulit wajah. Setelah itu, barulah membesihkan wajah kembali.

Anda juga bisa menggunakan potongan atau irisan jeruk nipis. Iris jeruk nipis tipis-tipis, lalu tempelkan pada bagian wajah yang terdapat jerawat. Biarkan dalam keadaan menempel agar air jeruk nipis meresap pada kulit wajah.

Apabila Anda tidak bisa menahan rasa perih karena jeruk nipis, Anda juga bisa melakukan cara lain, yaitu mencampurkan perasan jeruk nipis dan air hangat. Manfaat penggunaan air hangat untuk membuka pori-pori wajah, sehingga air jeruk nipis bisa bermanfaat secara optimal pada wajah.

Anda juga bisa menggunakan kombinasi jeruk nipis dan madu untuk menghilangkan bekas jerawat dengan cepat. Madu memiliki kandungan zat yang bersifat antiseptik untuk membunuh bakteri.

Cara membuat campurannya:
  1. Potong jeruk nipis lalu peras airnya hingga Anda memperoleh satu sendok teh air perasan jeruk nipis.
  2. Air jeruk nipis tersebut taruh di dalam sebuah wajah.
  3. Lalu campurkan dengan satu sendok teh madu. 
  4. Aduk kedua bahan alami tersebut hingga tercampur rata.
  5. Lalu oleskan pada wajah.
  6. Setelah selesai mengoleskan, diamkan selama 30 menit.
  7. Lalu bersihkan kembali wajah.

Sebelum mengoleskan campuran jeruk nipis dan madu, maka pastikan Anda sudah mencuci wajah sebelumnya.

Apakah aman mengaplikasikan air perasan jeruk nipis pada wajah? Pada sebuah laman tanya jawab Alodokter, seseorang yang menggunakan jeruk nipis sebagai masker wajah bertanya apakah bahan alami seperti itu memiliki efek samping?

Maka dijawab oleh oleh dr. Devika Y, bahwa saat ini banyak cara alami yang digunakan untuk mencerahkan kulit, salah satunya dengan masker jeruk nipis. Pada dasarnya masker jeruk nipis tidak mempunyai efek samping yang berbahaya karena itu merupakan bahan alami.

Hanya saja bagi mereka yang memiliki kulit sensitif maka perlu berhati-hati dalam mengaplikasikan jeruk nipis pada wajah. Dimana orang yang memiliki kulit sensitif berpotensi mengalami iritasi saat pemakaian masker jeruk nipis.

Untuk meminimalisir potensi iritasi dalam penggunaan bahan alami jeruk nipis, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:
  • Sebelum digunakan, pastikan mencuci jeruk nipis hingga benar-benar bersih dengan air mengair.
  • Pastikan pisau yang digunakan untuk memotong bersih dari kotoran.
  • Jangan melakukan perawatan masker jeruk nipis setiap hari. Cukup 2 kali dalam seminggu.
  • Setelah memakai masker jeruk nipis, maka pastikan Anda membilas wajah hingga bersih.
  • Jika muncul tanda-tanda iritasi seperti muncul warna kemerahan, rasa panas, perih, atau nyeri maka hentikan penggunaan masker jeruk nipis.

dr. Devika Y menjelaskan bahwa selain masker jeruk nipis, anda bisa membuat masker wajah dari bahan alami lain untuk mencerahkan kulit wajah, seperti masker lemon, masker pepaya, masker kunyit, dan masker yogurt.

14. Usahakan Agar Jangan Terlalu Lama Terpapar Sinar Matahari

Tubuh yang terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung bisa membahayakan kulit. Paparan sinar ultraviolet bisa memicu terbentuknya melanin, yang kemudian bisa berpotensi timbulnya noda kehitaman pada bekas jerawat.

Bahaya yang paling serius dari kulit tubuh yang terlalu sering terpapar radiasi sinar UV adalah meningkatkan resiko kanker kulit.

Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan tabir surya atau sunblock jika Anda beraktifitas cukup lama di luar ruangan (atau di bawah sinar matahari langsung).

15. Buang Berbagai Kebiasaan Yang Sering Disepelekan Tapi Bisa Memicu Jerawat Timbul Kembali

Berbagai hal yang dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat akan menjadi tidak berguna jika Anda tidak berusaha mencegah jerawat timbul kembali.

Hal sederhana untuk mencegahnya adalah dengan membuang semua kebiasaan penyebab timbulnya jerawat.

Hindari menggunakan ponsel yang terlalu menempel ke wajah karena ponsel banyak mengandung kuman dan kotoran. Kulit wajah memproduksi minyak dan keringat, sehingga jika bercampur dengan kuman, bakteri dan debu maka bisa berbahaya bagi kulit wajah. Dengan begitu juga, rajin-rajinlah membersihkan body ponsel Anda dari segala macam kotoran.

Hindari menggunakan peralatan makeup yang kotor, jangan malas untuk mempersihkan brush makeup. Dimana brush bisa menjadi sarang berkumpulnya debu dan bakteri.

Hindari potongan rambut yang salah, yaitu potongan rambutmu selalu menutupi dahi dan pipi, hal ini mengakibatkan pori-pori kulit akan terblokir dan tidak cukup mendapatkan udara.

Hindari kurang tidur, dimana salah satu penyebab jerawat adalah tingkat stress yang tinggi. Kurang tidur akan memicu terjadinya stres di tubuh dan pikiran.

Hindari menyemprot parfum langsung ke leher, karena bisa menyebabkan iritasi kulit dan juga jerawat. Menyemprot langsung ke leher maka ada kemungkinan parfum juga menempel ke bagian wajah. Hendaknya menyemprotkan parfum ke lengan dahulu, lalu digosokkan ke leher.

Hindari tidur dengan kondisi bantal dan sprei yang kotor, dimana ketika tidur maka wajah akan menempel ke bantal, dan ini bisa berlangsung beberapa jam. Oleh karena itu, hendaknya mengganti atau membersihkan sprei dan bantal setiap 2 minggu.

Hindari menggunakan produk rambut terlalu dekat ke wajah karena bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat.

Hindari terlalu berlebihan dalam mengeringkan wajah, karena mengeringkan wajah sebenarnya akan merangsang kulit wajah untuk memproduksi lebih banyak minyak. Apabila Anda terlalu sering membersihkan minyak di wajah dengan sabun pembersih atau produk lainnya yang mengandung alkohol, maka dampaknya bisa menimbulkan iritasi kulit, yang kemudian bisa memunculkan jerawat. Oleh karena itu, bersihkan minyak di wajah secara rutin, tapi jangan berlebihan.

Hindari terlalu sering menyentuh wajah, oleh karena itu usahakan agar tangan bisa selalu bersih.

Hindari memencet jerawat, karena akan menyebabkan bekas jerawat menjadi sulit dihilangkan.

16. Gunakan Kombinasi Air Mawar

Mawar yang terkenal sebagai bunga yang harum dan indah, juga mempunyai khasiat untuk kulit yang salah satunya untuk pengobatan bekas jerawat. Air mawar diyakini bermanfaat untuk memudarkan bekas jerawat, serta dapat melembutkan kulit.

Untuk meracik air mawar ini, Anda bisa mengkombinasikan air mawar dengan madu dan mentimun segar. Bahan yang perlu Anda persiapkan:
  • Air mawar
  • 2 potong mentimun segar
  • 2 sdm madu

Langkah-langkahnya:
  1. Siapkan 2 potong mentimun segar, lalu bersihkan, lalu hancurkan hingga halus.
  2. Setelah itu campurkan dengan 2 sdm madu, lalu masukkan ke dalam blender.
  3. Setelah kedua bahan tersebut tercampur rata, lalu tambahkan beberapa tetes air mawar ke dalamnya.
  4. Setelah ketiga bahan tercampur, maka saatnya untuk dioleskan pada wajah.
  5. Setelah selesai mengoleskan, maka diamkan selama 10 menit.
  6. Setelah itu bilas wajah dengan air bersih. 

Lakukan perawatan ini dua kali dalam seminggu. Bahan-bahan alami yang digunakan tersebut mempunyai sifat antibakteri, yang salah satu manfaatnya bisa memudarkan bekas jerawat lebih cepat.

Cara lainnya, Anda bisa mengkombinasikan mawar dengan perasan jeruk lemon. Bahan-bahan yang diperlukan yaitu:
  • Air mawar
  • Perasan jeruk lemon

Langkah-langkahnya:
  1. Campurkan mawar dan perasan jeruk lemon pada sebuah wadah yang berisi air panas.
  2. Kemudian posisikan wajah di atas wadah tersebut, sehingga uap dari air tersebut bersentuhan dengan kulit wajah.
  3. Lakukan selama lima menit, jika wajah terasa kepanasan maka segera hentikan dahulu (jangan dipaksakan) kemudian lakukan kembali.
  4. Setelah itu, bilas wajah dengan air biasa.

Kandungan vitamin C pada mawar yang tinggi memberikan efek antioksidan yang baik untuk kulit. Kandungan di dalam mawar juga bersifat antiseptic untuk membunuh bakteri dan membersihkan pori-pori wajah.

loading...

17. Gunakan Extra Virgin Olive Oil Sebelum Tidur

Extra virgin olive oil merupakan salah satu produk minyak zaitun. Anda perlu menyiapkan sebotol Extra Virgin Olive Oil (minyak zaitun extra virgin), selain itu beli juga sebatang sabun bayi.

Cucilah muka dengan sabun bayi, terutama ketika Anda sebelumnya terkena kontak dengan debu, kotoran dan polusi di luar ruangan. Anda juga bisa sebelum tidur untuk mencuci muka dengan sabun bayi.

Untuk penggunaan Extra Virgin Olive Oil, maka oleskan ke semua bagian wajah, namun gunakan secukupnya (jangan berlebihan / terlalu banyak).

Kandungan olive oil atau minyak zaitun memiliki sifat sebagai penyembuh alami, membunuh bakteri jahat dan juga menutrisi kulit (termasuk kulit wajah) agar lebih lembut, kencang dan sehat.

18. Gunakan Baking Soda

Baking Soda

Laman Naturallivingideas.com menyebutkan bahwa baking soda bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bekas luka (termasuk bekas luka jerawat). Baking soda terdiri dari kristal sodium bicarbonate yang bekerja untuk mengelupas kulit secara lembut jika digunakan sebagai scrub pembersih.

Campurkan beberapa sendok teh baking soda dengan air secukupnya maka akan berbentuk pasta, lalu aplikasikan campuran dengan cara memijat kulit dimana ada bekas luka jerawat.

Setelah selesai mengoleskan, diamkan selama dua menit. Hal ini agar soda bekerja untuk membersihkan pori-pori kulit dan noda pada kulit.

Setelah itu bilas cuci muka dengan air hangat suam-suam kuku, lalu Anda disarankan mengoleskan pelembab alami.

Anda bisa melalakukan perawatan ini setiap hari, atau setidaknya tiga kali dalam seminggu.

19. Jika dalam Kondisi Mendesak, Anda bisa Menggunakan Makeup Untuk Menyembunyikan Bekas Jerawat

Menghilangkan bekas jerawat secara permanen tentunya hal yang terbaik. Hanya saja perawatan untuk menghilangkan luka bekas jerawat memerlukan waktu yang tidak sedikit.

Sehingga ketika Anda dalam momen tertentu harus berpenampilan maksimal tapi terkendala bekas jerawat di wajah, maka untuk sementara Anda bisa menggunakan makeup untuk menutupi bekas jerawat.

Yang Anda perlukan seperti:

=> Concealer
Pilihlah concealer yang non-comedogenic atau non-acnegenic. Biasanya penjelasan mengenai hal ini terdapat pada kemasan. Ketika Anda memilih produk concealer, maka pilihlah yang memiliki shade sesuai dengan warna kulit Anda. Jika bekas jerawat berbentuk cekungan, maka disarankan menggunakan concealer yang mempunyai shade dengan satu tingkat lebih cerah dari warna kulit Anda.

=> Color corrector
Anda bisa memilih green color corrector jika bekas jerawat terlihat lebih berwarna abu-abu atau ungu, cobalah menggunakan corrector yang bisa menetralkan warna kulit Anda.

=> Primer
Apabila bekas jerawat Anda berbentuk cekungan di kulit, maka Anda perlu primer yang bermanfaat untuk menghaluskan permukaan kulit.

Bagi Anda yang memiliki bekas jerawat berwarna abu-abu atau ungu. Oleskan secara merata color corrector dengan brush atau jari pada bagian bekas jerawat.

Gunakan concealer dengan warna yang cocok dengan warna kulit Anda. Lakukan finishing dengan foundation biasa untuk mengatur concealer agar tidak terlalu menonjol.

Adapun bagi Anda yang memiliki bekas jerawat berbentuk cekungan, gunakan primer pada wajah yang mnfaatnya bisa membuat permukaan wajah lebih halus. Pilih concealer yang satu tingkat lebih cerah dari warna kulit wajah Anda. Lalu lakukan finishing dengan foundation biasa.

20. Mentimun

Mentimun
Credit: Picserver.org

Laman Naturallivingideas.com menyebutkan bahwa ketimun adalah bahan alami yang sudah populer dalam perawatan wajah. Mentimun memiliki kandungan vitamin A, vitamin C, magnesium dan juga menhindrasi kulit tubuh.

Untuk menggunakan mentimun dalam penyembuhan bekas jerawat, Anda hanya perlu memotong mentimun menjadi beberapa irisan tipis, lalu taruh di atas bekas jerawat. Diamkan selama tiga puluh menit.

Setelah itu buang irisan mentimun, lalu bilas wajah dengan air bersih. Lakukan secara rutin.

21. Madu

Madu Murni
Credit: Flickr.com

Laman Naturallivingideas.com menyebutkan madu sebagai pelembab alami lainnya yang bisa membantu menyembuhkan bekas luka dan jerawat. Cara terbaik adalah menggunakan madu mentah, bukan yang jenis olahan.

Untuk penggunaannya maka Anda cukup mengoleskan madu secukupnya sembari memijat di atas bekas jerwat, kemudian biarkan keajaiban alam madu ini bekerja.

Anda juga bisa mencampurkannya dengan satu sendok the bubuk kayu manis per dua sendok makan madu, yang manfaatnya untuk membantu membersihkan pori-pori secara maksimal.

22. Jus Kentang

Laman Naturallivingideas.com menjelaskan bahwa kentang kaya akan vitamin dan mineral yang sangat bagus untuk kesehatan dan penyembuhan kulit. Manfaatkan jus kentang organik segar untuk memudarkan jerawat dan bekas jerawat.

Anda bisa memotong atau mengiris tipis kentang, lalu menerapkannya secara langsung ke bagian bekas jerawat.

Atau Anda juga bisa membuat jus, lalu mengoleskan ke bagian bekas jerawat. Diamkan selama lima belas menit, lalu barulah dibilas dengan air hangat.

23. Lidah buaya

Lidah Buaya
Credit: Wikimedia.org

Laman Naturallivingideas.com menyebutkan bahwa gel lidah buaya segar adalah sumber vitamin yang manjur untuk memudarkan bekas luka jerawat. Lidah buaya juga memiliki sifat sebagai pelembab alami, yang membuat kulit lembut dan lebih sehat.

Saat ini gel aloe vera (lidah buaya) bisa diperoleh di toko obat dan farmasi. Atau Anda bisa mengambil lidah buaya segar lalu potong dan kupas daging luar untuk mengambil gelnya.

Oleskan gel sembari memijat lembut ke bagian bekas jerawat. Lalu diamkan selama tiga puluh menit, setelah itu barulah bersihkan wajah kembali.

Jika Anda baru pertama kali mengaplikasikan lidah buaya ke kulit tubuh, maka coba oleskan sedikit saja gel, lihat reaksinya pada kulit. Jika tidak ada reaksi negatif maka baru gunakan gel lidah buaya.

24. Hilangkan Bekas Merah Akibat Jerawat dengan Obat Tetes Mata

Obat tetes mata sering digunakan untuk mengobati mata merah akibat iritasi. Obat tetes mata mengandung tetrahydrozoline hydrochloride yang berfungsi untuk membantu menghilangkan bekas merah. Anda dapat mengihlangkan bekas merah akibat jerawat dengan obat tetes mata ini.

Yang perlu Anda siapkan adalah obat tetes mata yang mengandung sekitar 0.05% Tetrahydrozoline (Visine). Untuk penggunaannya, pertama-tama cuci muka hingga bersih, lalu tunggu beberapa saat hingga air di wajah mengering.

Setelah itu teteskan obat tetes mata ke cotton bud (jangan langsung di teteskan ke kulit).

Dengan cotton bud tersebut, maka oleskan ke bagian bekas merah di kulit. Jangan dioleskan ke semua bagian kulit wajah, cukup dioleskan pada bagian yang bermasalah saja.

Nah, bagaimana obat tetes mata bisa bekerja untuk bisa menghilangkan bekas merah akibat jerawat?

Perlu diketahui bahwa bekas merah di kulit akibat jerawat terjadi karena adanya peningkatan sirkulasi darah di area tersebut. Tubuh mengalirkan lebih banyak darah ke area tersebut guna melawan infeksi akibat jerawat.

Tetrahydrozoline merupakan bahan yang sering ditemukan pada obat tetes mata. Bahan tetrahydrozoline ini dapat bekerja untuk memudarkan bekas merah jerawat dengan cara menyusutkan pembuluh darah yang bengkak.

25. Minyak Zaitun

Laman Rapidhomeremedies.com menjelaskan bahwa minyak zaitun ramah bagi kulit karena mengandung banyak vitamin (A, D, E, C, B1 dan B2), zat besi dan antioksidan. Selain itu sifat anti-inflamasi pada minyak zaitun berkhasiat untuk menghilangkan bekas jerawat.

Anda perlu menyiapkan minyak zaitun, air hangat, dan kain atau handuk bersih. Langkah-langkahnya:
  1. Ambil sedikit minyak zaitun, lalu oleskan sembari memijat lembut pada wajah. Fokuskan utamanya pada bagian bekas jerawat.
  2. Setelah selesai mengoleskan, maka biarkan beberapa saat agar kandungan diserap oleh kulit secara maksimal.
  3. Lalu ambil handuk bersih atau kain dan celupkan ke air hangat.
  4. Letakkan kain basah hangat tersebut pada wajah untuk mendapatkan uapnya.
  5. Lalu bersihkan minyak berlebih pada wajah secara lembut dengan kain tersebut. Hindari menggosok-gosok.
  6. Setelah itu tunggu sekitar dua menit, lalu barulah membersihkan wajah kembali dengan air biasa.

26. Cuka Apel untuk Bekas Jerawat

Laman Rapidhomeremedies.com menyebutkan bahwa cuka sari apel mengandung zat dan desinfektan alami, yang membuatnya menjadi antiseptik alami yang baik. Khasiatnya juga dapat menyeimbangkan tingkat pH tubuh dan kulit.

Sifat anti-bakteri dan anti-radangnya efektif untuk pengobatan jerawat dan juga menghilangkan bekas jerawat. Cuka sari apel mengandung vitamin, mineral, asam karbol, asam amino, antioksidan, asam asetat, keton, aldehid dan lainnya.

Anda dapat menghilangkan bekas jerawat dengan memanfaatkan cuka sari apel karena fungsinya yang dapat mengikis sel kulit mati dan memudarkan bekas jerawat. Langsung saja berikut di bawah ini penjelasannya.

Siapkan bahan:
  • Cuka Apel Cuka
  • Air 
  • Bola kapas

Langkah-langkahnya:
  1. Campurkan cuka sari apel dan air pada sebuah wadah (mangkuk, dll).
  2. Lalu celupkan bola kapas ke dalamnya.
  3. Lalu oleskan ke bekas jerawat.
  4. Setelah selesai mengoleskan, maka biarkan selama 10 menit.
  5. Setelah itu barulah cuci wajah dengan air.

Cara lainnya Anda bisa mengombinasikan cuka sari apel dengan madu. Bahan-bahan yang perlu disipakan:
  • Cuka Sari Apel sebanyak 2 sdm.
  • Air sebanyak 2/3 gelas.
  • Madu sebanyak 1-2 sdt.
  • Bola kapas.

Langkah-langkahnya:
  1. Campurkan air, cuka sari apel, dan madu di dalam sebuah wadah (campurkan ketiga-tiganya).
  2. Aduk campuran tersebut secara merata.
  3. Lalu celupkan bola kapas ke dalamnya.
  4. Lalu oleskan pada bagian bekas jerawat.
  5. Diamkan selama setengah jam.
  6. Lalu barulah membersihkan wajah kembali dengan air bersih (bisa juga air hangat).

Lakukan perwatan ini secara rutin, setidaknya tiga kali dalam seminggu.

27. Pudarkan Bintik Hitam Bekas Jerawat dengan Air Kelapa

Air Kelapa
Credit: Flickr.com

Air kelapa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit, salah satunya untuk menghilangkan bintik-bintik hitam bekas jerawat. Berikut di bawah ini langkah-langkahnya:
  1. Potong kelapa hijau segar lalu tampung airnya di dalam sebuah wadah.
  2. Lalu rendam bola kapas ke dalam air kelapa ini.
  3. Lalu aplikasikan kapas tersebut pada bagian wajah yang ada bekas jerawatnya (sebelumnya cuci wajah Anda terlebih dahulu hingga bersih).
  4. Setelah selesai, maka bilas wajah dengan air hangat.

Cara lainnya, Anda bisa menggunakan beberapa bahan seperti kelapa hijau segar, kunyit dan kapas. Berikut di bawah ini langkah-langkahnya:
  1. Cuci bersih dua ruas kunyit, lalu parut sampai halus.
  2. Lalu tuangkan air kelapa muda segar pada sebuah wadah (mangkuk, dll).
  3. Lalu Anda campurkan kunyit halus tersebut dengan air kelapa. Campurkan secara merata.
  4. Lalu disimpan di lemari es selama semalaman.
  5. Pada esok harinya, saring ramuan tersebut, sehingga hanya diperoleh sarinya.
  6. Lalu oleskan pada bagian bekas jerawat.
  7. Setelah selesai mengoleskan, diamkan selama 20-30 menit.
  8. Lalu bilas wajah dengan air hangat.
  9. Setelah itu Anda bisa membilas wajah kembali dengan air biasa hingga wajah benar-benar bersih.

Air kelapa memiliki banyak kandungan mineral, vitamin, glukosa, asam amino, fruktosa, sorbitol, inositol, asam laurat dan sitokin. Air kepala memiliki khasiat untuk mencegah penuaan, menghaluskan kulit dan menghilangkan bintik-bintik gelap akibat jerawat.

28. Gunakan Es Batu

Es Batu
Credit: Publicdomainpictures.net

Tidak sedikit orang menggunakan es batu untuk menghilangkan bekas jerawat jika tidak terlalu parah. Untuk melakukannya maka hanya perlu meynediakan beberapa blok kecil es batu.

Selain menggunakan air biasa, Anda dapat menggunakan teh hijau untuk dijadikan es batu. The hijau memiliki khasiat untuk melawan peradangan.

Bungkuslah es batu dengan kain bersih atau handuk, lalu tempelkan ke bagian bekas jerawat, lakukan selama 15 menit. Jika kulit kedinginan maka stop sementara.

Setelah selesai, maka cuci muka dengan air bersih. Lakukan hal ini setiap hari hingga bekas jerawat memudar dan akhirnya hilang.

Menempelkan es batu ke kulit bisa mengecilkan ukuran pori-pori kulit, serta memperlancar proses pengiriman oksigen ke bagian kulit yang ada bekas jerawatnya.

Hal yang harus diinggat yaitu JANGAN Jangan menempelkan es batu secara langsung ke kulit. Lalu pastikan kain yang digunakan untuk membungkus es batu benar-benar bersih.

29. Kulit Pisang

Kulit Pisang
Credit: Pixabay.com

Kulit pisang dapat dimanfaatkan untuk membersihkan noda bekas jerawat. Potonglah kulit pisang menjadi beberapa bagian kecil (sekitar 1,5 inchi). Setelah itu cuci wajah dengan air bersih.

Lalu barulah gosokkan kulit pisang pada bagian bekas jerawat. Bagian yang digunakan untuk menggosok adalah bagian dalam kulit pisang.

Setelah selesai menggosokan kulit pisang tesebut, maka diamkan selama 30-60 menit. Setelah itu barulah membersihkan wajah dengan air hangat.

Lakukan perawatan ini setiap hari. Kulit pisang bekerja untuk memudarkan noda bekas jerawat karena kandungan potasium dan antioksidan yang ada didalamnya.

30. Bawang putih

Bawang Putih
Credit: Publicdomainpictures.net

Bawang putih dapat digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat. Haluskan oleh Anda sebanyak 2-3 bawang putih, setelah itu tinggal dioleskan pada bagian bekas jerawat di wajah secara merata. Bawang putih memiliki sifat anti-bakteri yang kuat.

31. Pepaya

Pepaya
Credit: Wikimedia.org

Pepaya mengandung enzim papain dapat mengikis sel kulit mati. Selain itu terdapat senyawa antioksidan dan vitamin yang membantu untuk mengobati kulit kemerahan akibat jerawat. Pepaya dapat dimanfaatkan untuk memudarkan bekas jerawat.

Berikut langkah-langkahnya:
  1. Bersihkan pepaya dengan air mengalir.
  2. Lalu potong menjadi beberapa bagian.
  3. Lalu hancurkan atau haluskan pepaya.
  4. Setelah pepaya benar-benar halus, maka tinggal dioleskan pada wajah (sebagai masker).
  5. Setelah selesai mengoleskan, maka biarkan saja selama 15 menit (jangan lebih lama dari 15 menit).
  6. Lalu bilas wajah dengan air hangat.

32. Pasta gigi

Pasta Gigi
Credit: Flickr.com

Pasta gigi mengandung fluoride, triclosan, dan hidrogen peroksida, fungsi dari kandungan-kandungan kimia tersebut dapat melawan iritasi pada kulit dan mengurangi peradangan. Penggunaannya dapat membantu untuk memudarkan bekas jerawat, berikut caranya:
  1. Oleskan pasta gigi hanya pada bekas jerawat saja (jangan ke semua bagian kulit wajah).
  2. Biarkan selama 2 jam.
  3. Lalu bilas wajah dengan air bersih hingga wajah bersih kembali.

Hendaknya memilih pasta gigi dengan kandungan fluoride yang rendah atau pasta gigi organik. Jika Anda memiliki kulit sensitif maka hindari penggunaan pasta gigi pada kulit.

33. Minyak Zaitun

Minyak zaitun telah digunakan untuk perawatan kulit dari dulu. Minyak zaitun kaya akan vitamin dan antioksidan alami yang berkhasiat untuk mencegah penuaan kulit, mencegah berbagai infeksi kulit, melembabkan kulit, dan juga dapat memudarkan bekas jerawat.

Untuk memanfaatkan minyak zaitun ini, maka hanya dengan mengoleskan dan memijatkan minyak zaitun pada bagian bekas jerawat. Lakukan setiap hari.

34. Daun Sirsak

Daun sirsak dapat diimanfaatkan untuk membantu menghilangkan bopeng bekas jerawat, Caranya yaitu:
  1. Siapkan daun sirsak secukupnya, lalu bersihkan dengan air mengalir.
  2. Lalu tumbuk hingga halus.
  3. Cuci wajah dengan air hangat hingga bersih.
  4. Lalu gunakan tumbukan daun sirsak tersebut sebagai masker wajah (dioleskan pada wajah).
  5. Setelah selesai mengoleskan, diamkan selama 30 menit.
  6. Lalu bilas wajah hingga bersih.

35. Nanas

Nanas
Credit: Freegreatpicture.com

Nanas memiliki kandungan vitamin A dan C yang bermanfaat bagi kulit, termasuk mencerahkan kembali kulit yang menghitam akibat jerawat. Selain itu juga membuat wajah menjadi lembut dan segar. Berikut caranya:
  1. Kupas bersih nanas.
  2. Lalu tumbuk nanas hingga halus (bisa dengan diblender), sisihkan airnya.
  3. Lalu oleskan nanas yang sudah dihaluskan tersebut pada bekas jerawat.
  4. Setelah selesai mengoleskan, maka biarkan saja selama 15-20 menit.
  5. Setelah itu berulah bilas wajah dengan air bersih.

Lakukan perawatan alami ini 2-3 kali dalam seminggu.

    28 Manfaat Lidah Buaya: Untuk Kesehatan, Rambut, Kulit, Pengobatan, dll

    Lidah buaya (aloe vera) sudah umum digunakan oleh masyarakat, bahkan di Indonesia penggunaan lidah  buaya sangat populer.

    Penggunaan lidah buaya dilakukan agar memperoleh manfaat kesehatan, pengobatan, untuk rambut, dan lainnya. Adapun bagian dari lidah buaya yang sering digunakan adalah bagian gel dan lateks.

    Untuk mendapatkan kandungan gel maka terdapat di dalam daging (daun) lidah buaya, adapun kandungan lateks bisa ditemukan di bawah kulit yang berwarna kekuningan.

    Lidah Buaya
    Lidah Buaya | Sumber gambar: Freegreatpicture.com

    Laman Draxe.com menyebutkan berbagai kandungan lidah buaya, yaitu:
    • Lidah buaya mengandung vitamin yang memiliki fungsi antioksidan berupa vitamin A, C dan E. Selain itu juga terdapat kandungan vitamin B12, asam folat dan kolin.
    • Mineral penting yaitu potassium, kalsium, magnesium, tembaga, selenium, kromium, mangan, natrium dan seng.
    • Asam lemak seperti campesterol, beta-sisosterol dan lupeol (semuanya bersifat anti-inflamasi).
    • Mengandung delapan enzim yaitu: aliiase, alkaline phosphatase, amylase, bradykinase, carboxypeptidase, katalase, selulase, lipase dan peroksidase.
    • Mengandung senyawa yang dikenal sebagai obat pencahar yaitu aloin dan emodin, yang berfungsi sebagai analgesik, antibakteri dan antiviral.
    • Lidah buaya mengandung gula seperti monosakarida (glukosa dan fruktosa) dan polisakarida.

    Ada banyak manfaat lidah buaya yang bisa Anda peroleh, hal ini karena kandungannya yang kaya akan nutrisi dan senyawa penting.

    Lidah buaya bisa didapatkan dengan harga murah, bahkan tidak jarang orang-orang menanam sendiri tanaman lidah buaya di perkarangan rumahnya.

    Berikut di Bawah ini Berbagai Khasiat Lidah Buaya:

    1. Melembabkan Rambut dan Kulit Kepala
    Pemanfaatan gel lidah buaya sebagai kondisioner alami rambut sangat mudah dilakukan, caranya:
    1. Pertama-tama belah daun lidah buaya, lalu Anda ambil gelnya. 
    2. Setelah gel didapat, maka tinggal dioleskan yang dimulai dari kulit kepala hingga bagian ujung rambut. 
    3. Anda perlu melakukan pengolesan gel secara perlahan (agar pengolesan merata), setelah itu bungkus rambut menggunakan handuk hangat.
    4. Biarkan dalam kondisi demikian selama 15 menit, tujuannya supaya kandungan gel lidah buaya itu benar-benar meresap secara maksimal.
    5. Setelah itu, barulah bilas rambut kembali dengan air bersih, Anda juga bisa melakukan keramas dengan sampo setelahnya.

    Laman Draxe.com menyebutkan bahwa khasiat lidah buaya bisa melembabkan rambut. Dimana lidah buaya menjadi perawatan alami yang bagus untuk rambut, terutama bagi mereka yang mengalami masalah rambut kering dan kulit kepala yang gatal.

    Lidah buaya memiliki sifat bergizi, banyak vitamin dan mineral di dalamnya yang bermanfaat sekali agar rambut tetap kuat dan sehat. Selain itu terdapat kandungan yang bersifat antibakteri dan antijamur yang berkhasiat untuk mengatasi masalah ketombe, membersihkan kulit kepala dari penumpukan sel-sel mati, serta membantu kelancaran proses regenerasi jaringan kulit di sekitar folikel rambut.

    Gel lidah buaya bermanfaat untuk mengurangi rasa gatal akibat ketombe dan kulit kepala yang kering. Kandungannya efektif untuk menjaga kulit kepala agar terbebas dari bakteri yang menyebabkan rambut terasa tidak nyaman.

    Terlalu berlebihan dalam penggunaan shampo dan conditioner yang penuh dengan bahan kimia justru menyebabkan kerusakan rambut, bahkan bisa menyebabkan tejadinya radang dan iritasi kulit.


    2. Untuk Pertumbuhan Rambut
    Lidah buaya yang dikenal kaya akan vitamin, bermanfaat untuk membantu pertumbuhan rambut dengan lebih cepat dan secara alami, manfaat ini benar adanya karena terbukti dari banyaknya produk shampoo dan perawatan rambut yang memanfaatkan bahan baku dari tumbuhan lidah buaya.

    Berikut cara memanfaatkan lidah buaya untuk pertumbuhan rambut:
    1. Sediakan satu batang (daun) lidah buaya.
    2. Lalu patahkan dan ambil lendirnya (gelnya).
    3. Lalu oleskan pada rambut secara merata.
    4. Setelah itu diamkan saja selama 30 menit dalam kondisi seperti itu.
    5. Saat keadaan seperti itu, Anda bisa memijat-mijat kepala agar kandungan nutrisi dari gel lidah buaya dapat meresap secara optimal pada kulit kepala dan rambut, sehingga rambut bisa tumbuh dengan lebih baik.
    6. Setelah 30 menit tersebut, maka bersihkan rambut kembali dengan cara membilas dengan air bersih.
    7. Bersihkan kepala hingga tidak ada lendir (gel) yang tersisa di rambut.

    Melakukan hal ini satu kali dalam seminggu sudah bagus sekali, tapi jangan mengoleskan gel lidah buaya pada rambut terlalu sering (misalnya setiap hari) karena justru akan merusak rambut.

    Pada sebuah tulsan berjudul “Benefits Of Aloe Vera For Hair” bahwa lidah buaya memiliki manfaat sangat baik bagi rambut, dengan kandungan asam amino dan enzim proteolitik berkhasiat untuk meningkatkan kesehatan kulit kepala dan meningkatkan pertumbuhan rambut.

    Kandungan enzim proteolitik bekerja untuk membantu menyembuhkan dan memperbaiki sel-sel yang rusak di kulit kepala. Yang sangat baik untuk untuk kesehatan folikel rambut dan secara tidak langsung akan bermanfaat bagi pertumbuhan rambut yang sehat dan lebih cepat.

    Enzim proteolitik juga berfungsi untuk menstimulasi folikel rambut yang tidak aktif, sehingga meningkatkan pertumbuhan rambut. Manfaatnya juga mengurangi rambut rontok, mencegah penipisan rambut, sifat anti-inflamasi berguna untuk menjaga kulit kepala dari masalah iritasi, dan lainnya.

    Manfaat yang diperoleh bisa lebih besar lagi berkat adanya kandungan protein, vitamin, dan mineral di dalam lidah buaya yang juga membantu nutrisi folikel dan rambut secara efisien. Selain itu, lidah buaya memiliki kandungan air yang menghidrasi rambut dan kulit kepala.

    Artikel berjudul “Benefits Of Aloe Vera For Hair” ini juga menyebutkan tentang penggunaan campuran madu dan lidah buaya untuk pertumbuhan rambut, berikut di bawah ini caranya.

    Alat dan bahan yang perlu disiapkan:
    • 5 sdm Aloe Vera Gel
    • 3 sdm minyak kelapa
    • 2 sdm madu
    • Topi mandi

    Langkah-langkahnya:
    1. Pada sebuah mangkuk, campurkan semua bahan tersebut hingga tercampur rata, dan campuran tersebut halus.
    2. Lalu oleskan (sembari memijat) campuran ini mulai dari kulit kepala hingga ujung rambut. 
    3. Setelah semua bagian rambut  sudah diolesi, maka tutuplah dengan menggunakan topi khusus mandi, biarkan dalam kondisi demikian selama 20-25 menit.
    4. Setelah itu barulah mencuci rambut Anda dengan air biasa, lalu lakukan sampo. 

    Seberapa sering perlu melakukan ini ? Sekali seminggu (jangan terlalu sering).

    3. Mencegah Dan Mengurangi Ketombe
    Terdapat berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya ketombe. Dimana ketombe bisa terjadi karnea kondisi kulit kepala yang kering, terkena infeksi jamur, ataupun kulit kepala yang kelebihan minyak dan mengalami iritasi.

    Manfaat gel lidah buaya ini bisa berperan sebagai anti-mikroba, anti-radang dan bekerja untuk membasmi infeksi jamur yang bersarang di kulit kepala.

    Kegunaan gel lidah buaya ini juga menghidrasi kulit kepala agar tetap lembab, dan juga menyeimbangkan kadar minyak di kulit kepala agar tercegah dari hal-hal buruk.

    Pada sebuah tulisan berjudul “Aloe Vera Gel Hair Benefits” menyebutkan gel lidah buaya memiliki sifat antibakteri dan fungisida alami. Manfaatnya mencegah perkembangan jamur dan bakteri penyebab ketombe.

    Gel lidah buaya juga memiliki karakteristik enzim proteolitik yang bekerja untuk memecah protein, berfungsi sebagai exfoliant pada kulit kepala, dan membersihkan sel kulit mati agar nantinya mencegah munculnya ketombe yang membuat seseorang tidak percaya diri. 

    4. Mencegah Rambut Rontok

    Rambut Rontok
    Rambut Rontok | Sumber gambar: Pixabay.com

    Banyak faktor yang menyebabkan rambut rontok seperti karena gaya hidup kurang sehat, sering mengalami stres, konsumsi obat-obatan, ketidakseimbangan hormon, gangguan kulit kepala dan lainnya.

    Masalah rambut rontok ini menjadi momok, baik bagi kaum wanita maupun pria. Rambut yang semakin lama semakin tipis bisa berakibat pada kerontokan dan kebotakan permanen pada rambut, sehingga membuat seseorang menjadi tidak percaya diri.

    Menurut Diane Gage, penulis buku “Aloe Vera: Nature’s Soothing Healer”, menyebutkan bahwa lidah buaya memiliki kandungan yang mirip dengan keratin, yang bermanfaat untuk membuat rambut kembali awet muda, serta membuat tekstur rambut menjadi lebih elastis dan fleksibel, sehingga rambut tidak kaku dan tidak mudah patah.

    Pada tulisan berjudul "Pure Aloe Vera & Hair Loss" menyebbutkan bahwa lidah buaya diyakini bisa menenangkan kulit kepala, hal itu karena gel lidah buaya mengandung polisakarida dan glikoprotein, yang diperkirakan dapat merangsang pertumbuhan kulit baru.

    American Academy of Dermatology mencatat bahwa lidah buaya dapat bermanfaat untuk menghentikan kerontokan rambut, bahkan dalam beberapa kasus bisa mempromosikan pertumbuhan rambut kembali. 

    Loading...

    5. Mencegah Rambut Bercabang
    Berbagai manfaat lidah buaya juga dapat mencegah terjadinya rambut bercabang. Tanaman bunga bisa berkhasiat untuk meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala, yang nantinya untuk merangsang pertumbuhan rambut, mencegah rambut bercabang, dan menunda munculnya uban.

    Untuk mengkombinasikannya dengan lidah buaya, maka caranya: pertama-tama campurkan 2 sdm pasta hasil lumatan bunga sepatu ke dalam ½ cangkir yang berisi gel lidah buaya.

    Aduk rata kedua bahan tersebut hingga tercampur rata, setelah itu tinggal Anda pakai sebagai kondisioner.

    Adapun untuk Anda yang mengalami masalah rambut kering, maka bisa mencampurkan lagi dengan 1 sdt minyak zaitun.

    Alternatif lainnya untuk perawatan rambut menggunakan lidah buaya, yaitu dengan mencampurkan 10 tetes perasan lemon bersama 3 sdm jel aloe vera.

    Setelah tercampur, gunakan campuran tersebut untuk dioleskan (sembari memijat) pada kulit kepala, lakukan secara perlahan agar semua bagian kulit kepala bisa terkena secara merata.

    6. Menutrisi Rambut dan Kulit Kepala
    Kandungan di dalam lidah buaya bekerja untuk menutrisi dan melembutkan rambut, sehingga rambut menjadi tampak indah. Pemanfaatan lidah buaya sebagai kondisioner bisa membantu Anda untuk memiliki rambut berkilau, serta menjaga vitalitas rambut.

    Berbeda dengan produk kondisioner yang dibuat di pabrik-pabrik, menggunakan bahan alami lidah buaya tidak meninggalkan residu di kulit kepala. Sehingga dari segi keamanannnya, penggunaan lidah buaya secara langsung lebih baik dibandingkan produk buatan pabrik.

    7. Menjaga Keseimbangan pH Kulit Kepala
    Keidakseimbangan pH kulit kepala bisa berdampak buruk bagi rambut, dan akan memunculkan banyak masalah. Nah, khasiat penggunaan lidah buaya ini bisa menjaga keseimbangan pH kulit kepala, sehingga menghindari rambut Anda dari mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

    8. Sebagai Kondisioner Rambut Tanpa Perlu Dibilas
    Anda bisa menggunakan lidah buaya sebagai kondisioner rambut yang tak perlu dibilas (Leave-in treatment). Dimana dalam menggunakannya, Anda hanya perlu mencampurkan gel lidah buaya dan air bersih (dengan kadar perbandingannya sama).

    Setelah itu, campurkan juga minyak esensial (beberapa tetes saja), lalu Anda aduk merata pada semua bahan tersebut.

    Lalu cairan campuran tersebut Anda tuangkan ke dalam sebuah botol semprot.

    Lalu kocok botol semprot tersebut agar semuanya bisa benar-benar tercampur merata.

    Setelah itu tinggal disemprotkan pada rambut.

    Gel lidah buaya yang memiliki tekstur ringan ini tidak memberikan efek lepek pada rambut, sehingga bagi orang-orang yang mempunyai kulit kepala berminyak tetap dapat memanfaatkan bahan alami lidah buaya ini.

    Hal yang menarik bahwa lidah buaya bersifat humektan, yaitu bisa mengambil kelembaban dari udara sehinga memberikan manfaat hidrasi pada rambut.

    9. Menjadikan Rambut Mudah Diatur
    Manfaat penggunaan bahan alami lidah buaya, selain dapat melembabkan rambut, juga bisa membuat rambut menjadi lebih mudah diatur.

    Seperti yang telah dipaparkan pada poin no.8 diatas tentang cara memanfaatkan lidah buaya, Anda bisa menyemprotkan botol tersebut pada rambut supaya rambut nantinya lebih mudah diatur, dan penataan rambut bisa lebih mudah dan cepat dilakukan.

    Laman Organicfacts.net menyebutkan manfaat kesehatan lidah buaya yang sangat banyak, berupa:
    • Menjaga fungsi sistem pencernaan
    • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
    • Mengurangi masalah menstruasi
    • Menunda proses penuaan
    • Menyembuhkan dermatitis
    • Menurunkan kadar gula darah
    • Mengurangi nyeri artritis
    • Menghilangkan rasa mual
    • Menyembuhkan luka
    • Mengatasi asma.
    • Mencegah diabetes
    • Mengurangi stres oksidatif
    • Menurunkan resiko kanker
    • Menyembuhkan penyakit gusi
    • Mengurangi nyeri sendi dan otot
    • Menurunkan kolesterol dan trigliserida
    • Menjaga fungsi kardiovaskular
    • Dan lainnya.

    Studi masih dilakukan untuk menemukan lebih banyak manfaat dari lidah buaya ini, yang membuatnya semakin penting dalam praktik kesehatan, pengobatan dan lainnya di seluruh dunia.

    10. Meningkatkan Sistem Pencernaan
    Laman Organicfacts.net menyebutkan bahwa sifat adaptogenik pada lidah buaya bermanfaat baik bagi fungsi pencernaan, agar penyerapan nutrisi lebih baik dan membantu membuang zat-zat berbahaya dari dalam tubuh melalui prsoes ekskresi.

    Dengan pencernaan yang sehat maka bermanfaat agar menghindari sindrom iritasi usus besar, sembelit dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Lidah buaya memiliki senyawa polisakarida yang memiliki manfaat untuk menyembuhkan beberapa jenis gangguan pencernaan dan menyembuhkan borok.

    Bisul menjadi salah satu dampak yang menonjol dari adanya masalah di pencernaan, yang masalah ini bisa disembuhkan dengan ekstrak tumbuhan lidah buaya.

    Jika Anda menderita bisul dan mengkonsumsi ekstrak lidah buaya ini selama 3-4 minggu, maka Anda kemungkinan bisa melihat hasil yang positifnya.


    11. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
    Lidah buaya memiliki kandungan enzim yang bekerja untuk memecah protein dari makanan yang dikonsumsi menjadi bentuk asam amino, memaksimalkan fungsi sel-sel tubuh dan lainnya. Enzim bradikinase di dalam lidah buaya berfungsi untuk merangsang sistem kekebalan tubuh dan melawan serangan infeksi.

    Pada sebuah penelitian yang dipublikasikan Journal of clinical and diagonostic research (JCDR) tahun 2014 menemukan khasiat lidah buaya yang bisa berfungsi sebagai antiseptik, anti inflamasi, anti virus, dan anti jamur. Lidah buaya terbukti tidak menimbulkan tidak alergi dan sangat baik dalam membangun sistem kekebalan tubuh. Bahkan lidah buaya semakin populer di bidang kedokteran gigi karena sangat alami dan tidak ada efek samping yang dilaporkan dalam penggunaannya.

    Laman Organicfacts.net menyebutkan bahwa minuman jus lidah buaya memiliki sifat detoksifikasi alami yang efektif dalam membersihkan sistem pencernaan dan peredaran darah. Hal ini bermanfaat agar penyerapan nutrisi dan sirkulasi darah berjalan dengan baiik, sehingga meningkatkan kualitas gizi di dalam sel tubuh.

    Sel tubuh yang sehat ini akan sangat penting agar tubuh mampu bekerja dengan baik dalam menangkal serangan infeksi dan menetralisir bakteri berbahaya, sehingga akan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

    Cara Membuat Jus Lidah Buaya
    Lidah buaya bisa dikosumsi secara eksternal dan internal. Salah satunya lidah buaya bisa dibuat menjadi jus. Langsung saja berikut cara membuat jus lidah buaya.

    Bahan-Bahan yang Perlu Disiapkan:
    • Daun lidah buaya yang telah berumur
    • Perasan air jeruk nipis
    • Garam dapur secukupnya
    • Gula pasir secukupnya

    Alat-Alat yang Perlu Disiapkan:
    • Pisau berbahan stainless steel
    • Saringan yang halus
    • Tangki pencuci yang terbuat dari stainless steel
    • Sendok makan
    • Panci atau baskom

    Langkah-langkah membuatnya:
    Ambil daun lidah buaya yang masih terlihat segar. Dimana daun lidah buaya yang sudah cukup usia dan juga tidak tipis. Tanda dari daun lidah buaya yang telah cukup usia yaitu berwarna hijau tua, dan duri di pinggirnya lebih lunak.

    Sebelum Anda kupas, cucilah hingga bersih dengan air mengalir.

    Kupas daun lidah buaya yang berwarna hijau tersebut, sampai tampak daging dari daun lidah buaya yang tampilannya lebih bening.

    Lalu Anda ambil dan potong dagingnya tersebut dengan berbentuk kubus (kotak-kotak).

    Daging Lidah Buaya

    Jika sudah, lalu Anda cuci daging lidah buaya tersebut dengan air bersih mengalir, hal ini agar lendir yang ada pada lidah buaya bisa hilang seluruhnya.

    Langkah selanjutnya, rebuslah air sampai mendidih, kemudian Anda masukan potongan daging tersebut. Biarkan selama 10 menit lalu matikan kompor (jangan terlalu lama karena bisa menyebabkan lidah buaya menjadi lembek).

    Setelah itu, Anda rendam daging lidah buaya tersebut ke larutan asam yang terbuat dari 1 liter air masak, kemudian masukan ke dalamnya perasan jeruk nipis sebanyak satu sendok makan.

    Terakhir, masukan daging daun lidah buaya tersebut ke dalam wadah berisi air masak, lalu masukkan larutan gula dan simpan di dalam kulkas agar dingin.

    Beberapa hal yang perlu diketahui
    Agar tampilan jus lidah buaya lebih eye catching maka Anda bisa memberikan beberapa variasi komposisi buah yang beraneka warna.

    Tujuan menambahkan air perasan jeruk nipis pada minuman jus lidah buaya agar bisa memperkaya rasa, serta menghilangkan adanya bau menyengat . Air perasan jeruk nipis menjadikan jus lidah buaya menjadi lebih nikmat.

    Cara lainnya agar jus lidah buaya lebih nikmat:
    • Memasukkan es serut (jika mengolahnya dengan alat blender).
    • Memberikan air es sebagai pengganti air putih biasa.
    • Mengunakan air putih yang kemudian ditambahkan potongan es batu.

    Setelah jus lidah buaya dibuat maka segera diminum, jus lidah buaya jangan terlalu lama disimpan di kulkas karena menyebabkan penurunan kualitas khasiat dan rasa.zzz2

    12. Menghentikan Pertumbuhan Kanker
    Pada sebuah tulisan berjudul “The aloe vera miracle: A natural medicine for cancer...” menjelaskan bahwa lidah buaya berkhasiat untuk menghancurkan tumor kanker. Penelitian ilmiah menunjukkan sifat imunomodulator dan anti-tumour yang kuat di dalam lidah buaya membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh sekaligus menghancurkan tumor kanker.

    Lidah buaya mengandung acemannan, penguat kekebalan alami. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui manfaat anti-kanker dari kandungan acemannan, sebuah fitonutrien yang ditemukan di di dalam lidah buaya.

    Pada penelitian dengan meneliti hewan anjing dan kucing yang menjalani terapi radiasi karena kanker, dan diberikan asupan acemannan sebagai terapi tambahan.

    Hasilnya, pada kelompok yang diobati dengan acemannan mengalami penuyusutan tumor dan peningkatan ketahanan tubuh secara signifikan.

    Kandungan acemannan dari lidah buaya mempercepat penghancuran tumor kanker, dan menghasilkan pemulihan yang jauh lebih baik dari perawatan kanker beracun.

    Studi menunjukan bahwa acemannan meningkatkan produksi oksida nitrat sel (NO), yaitu zat kimia anti-kanker yang sangat terkait dengan menyusutnya tumor kanker.

    Semakin banyak oksida nitrat yang dihasilkan (sampai titik tertentu) maka semakin sedikit resiko kanker yang akan dialami.

    Organicfacts.net menyebutkan bahwa penggunaan gel lidah buaya bisa menghancurkan tumor kanker secara efektif. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam International Immunopharmacology (1995), kandungan polisakarida lidah buaya bekerja untuk menghasilkan oksida nitrat dalam jumlah besar, yang memiliki fungsi sebagai anti-tumor. 

    13. Menghilangkan Efek Samping dari Pengobatan Radioterapi
    Dari laman Organicfacts.net, bahwa umumnya pasien perawatan kanker sering mengalami rasa tidak nyaman pada tubuh akibat dari efek samping melakukan pengobatan radioterapi.

    Mengaplikasikan gel lidah buaya ke daerah radiasi bermanfaat untuk memberikan efek menenangkan pada pasien, serta mempercepat penyembuhan dari masalah efek samping yang dirasakan.

    loading...

    14. Mengurangi Nyeri Radang Sendi
    Organicfacts.net menyebutkan bahwa lidah buaya terkenal dengan sifat antiinflamasi-nya yang bermanfaat untuk menurunkan rasa sakit, serta mengatasi pembengkakan akibat artritis.

    Mengonsumsi jusnya bisa memberikan khasiat berupa efek menenangkan pada bagian tubuh yang mengalami radang sendi atau pembengkakan yang berkaitan dengan kondisi arthritis.

    15. Meredakan Nyeri Otot

    Nyeri Otot
    Nyeri Otot | Sumber gambar: Gemfive.com.my | Shutterstock.com

    Organicfacts.net menyebutkan bahwa sifat anti-inflamasi pada lidah buaya berkhasiat untuk meredakan nyeri otot dan rasa sakit pada sendi. Dengan mengaplikasikan gel lidah buaya akan sangat membantu untuk meredakan peradangan pada persendian tubuh.

    Konsumsi jus lidah buaya juga bisa bermanfaat untuk mengurangi peradangan di semua bagian tubuh. Penelitian menyebutkan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi jus lidah buaya minimalnya selama dua minggu, mengalami proses penyembuhan yang cepat dari masalah peradangan yang dialami. 

    16. Mempercepat Penyembuhan Luka di Kulit

    Tangan Luka
    Tangan Luka | Sumber gambar: Pxhere.com

    Lidah buaya mengandung senyawa glukomanan dan gliberelin yang bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka di kulit, dengan cara meningkatkan sirkulasi darah dan mengoptimalkan proses pembentukan kolagen di bagian tubuh sekitar luka, hal ini membuat proses pembentukan jaringan baru bisa berjalan dengan sangat baik dan cepat.

    Senyawa aktif tersebut juga bekerja untuk menghindari terjadinya kematian sel di area sekitar terjadinya luka, hal ini meminimalisir timbulnya banyak bekas luka. Berikut cara memanfaatkan lidah buaya untuk hal ini:
    1. Pertama-tama bersihkan bagian tubuh (kulit) yang mengalami luka.
    2. Anda juga perlu memastikan bahwa perdarahan pada luka telah berhenti, sehingga tidak ada lagi luka yang keluar.
    3. Setelah dipastikan tidak ada luka yang keluar lagi, maka barulah mengoleskan gel lidah buaya pada bagian kulit yang mengalami luka tersebut dengan perhalan.
    4. Selesai.

    Hal yang penting untuk diketahui, bahwa yang namanya penanganan luka terbuka maka wajib untuk senantiasa dikondisikan dalam keadaan bersih. Selain itu, lidah buaya sebelum digunakan juga harus dibersihkan sampai benar-benar bersih dengan air mengalir.

    Draxe.com menyebutkan bahwa lidah buaya berkhasiat untuk mengobati luka bakar, dimana gel lidah buaya juga mempunyai fungsi perlindungan dari kerusakan radiasi pada kulit.

    Sebagai contohnya, untuk mengantisipasi ancaman perang nuklir yang dikhawatirkan terjadi, pihak pemerintah Amerika Serikat melakukan penelitian mengenai khasiat lidah buaya untuk mengobati luka bakar termal dan radiasi, dengan tujuan nantinya lidah buaya bisa digunakan dalam militer AS.

    Pada tahun 1959, Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat menyetujui penggunaan salep lidah buaya sebagai obat bebas untuk menyembuhkan luka bakar pada kulit. Kandungan di dalam gel lidah buaya membantu untuk mengobati luka bakar agar bisa sembuh dengan lebih cepat.

    Organicfacts.net menyebutkan bahwa dalam banyak penelitian, lidah buaya telah terbukti mampu secara efektif untuk mengobati korban luka bakar tingkat tiga, dan menyembuhkan kulit akibat terbakar.

    Bahkan diketahui bahwa gel lidah buaya dapat bermanfaat untuk menyembuhkan luka tembak. Gel lidah buaya memiliki sifat mendinginkan kulit.

    17. Mengatasi Gangguan Menstruasi
    Organicfacts.net menyebutkan bahwa penggunaan ekstrak lidah buaya telah terbukti sebagai stimulan uterus yang sangat baik. Asupan jusnya sangat bermanfaat selama haid dan mengatasi berbagai gangguan tersebut.

    18. Meringankan Rasa Mual

    Mual
    Mual | Sumber gambar: Masala.tv | Shutterstock.com

    Seringkali perasaan mual berasal dari gangguan pada perut atau sistem pencernaan tubuh. Organicfacts.net  menjelaskan bahwa Jus lidah buaya sangat baik untuk perut, dengan memberikan efek menenangkan pada perut dan tubuh secara umum. Dimana hal ini secara tidak langsung bermanfaat untuk meredakan rasa mual yang dialami.

    19. Menurunkan Tingkat Gula Darah
    Lidah buaya juga bisa digunakan untuk membantu menurunkan kadar gula darah ke tahap normal. Organicfacts.net menyebutkan bahwa konsumsi lidah buaya memberikan manfaat menguntungkan untuk penurunan kadar gula darah. Hal ini berdasarkan hasil sebuah studi yang menemukan manfaat lidah buaya untuk pengobatan diabetes.

    20. Untuk Menyehatkan dan Memutihkan Gigi

    Gigi Sehat dan Putih
    Gigi Sehat dan Putih | Sumber gambar: Wikimedia.org

    Dari tulisan berjudul “Aloe Vera to Whiten Teeth”, bahwa proses pemutihan gigi umumnya melibatkan pemutihan lapisan email luar gigi. Menurut American Dental Association, sebagian besar produk yang digunakan untuk memutihkan gigi memakai bahan kimia seperti peroksida karbamid.

    Gel lidah buaya bisa menjadi pilihan alami untuk memutihkan gigi, sehingga Anda tidak perlu menggunakan bahan kimia. Gel lidah buaya umumnya tidak berbahaya bila dioleskan langsung ke gigi atau mulut, tapi jika sengaja menelan gel lidah buaya bisa menyebabkan kram usus ataupun diare.

    Meskipun belum ada bukti penelitian tentang penggunaan gel lidah buaya dalam pemutihan gigi, namun efek anti-inflamasi alami di dalam lidah buaya memberikan manfaat kesehatan bagi gigi, sehingga menghindari berbagai masalah dan hal-hal yang merusak penampilan pada gigi. Manfaat lidah buaya ini membuat gigi tetap sehat dan indah penampilannya.

    21. Menurunkan Kolesterol dan Trigliserida
    Tingginya kadar kolesterol dan trigliserida di dalam tubuh adalah hal yang sangat serius, yang bisa memicu resiko banyak penyakit berbahaya. Organicfacts.net menyebutkan bahwa kandungan di dalam lidah buaya bermanfaat untuk menyeimbangkan kembali komponen di dalam darah seperti kolesterol dan glukosa.

    Sehingga hal itu bisa secara efektif untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi. Buah bluberi juga menjadi agen penurun kolesterol yang sangat baik, sehingga adalah hal yang sangat bagus jika Anda menggabungkan khasiat blueberry dan lidah buaya untuk menurunkan kolesterol.

    22. Menunda Proses Penuaan
    Lidah buaya sering dijadikan bahan utama dalam produk perawatan kulit. Organicfacts.net menyebutkan bahwa penggunaan bahan alami lidah buaya bermanfaat untuk membuat kulit lebih sehat, membantu proses peremajaan kulit, dan memperlambat proses keriput pada kulit. Sehingga menjadikan kulit tetap segar, lentur, cerah dan bebas kerutan.

    23. Mengobati Jerawat
    Lidah buaya memiliki kandungan senyawa aktif polifenol yang berfungsi sebagai agen anti bakteri. Manfaatnya bisa untuk menghilangkan jerawat pada wajah dan menghambat perkembangan bakteri. Keberadaan bakteri pada kulit wajah menyebabkan terjadinya jerawat.

    Cara memanfaatkan lidah buaya untuk menghilangkan jerawat:
    1. Pertama-tama cuci wajah hingga bersih.
    2. Lalu oleskan gel lidah buaya pada bagian wajah yang mengalami jerawat.
    3. Oleskan secara perlahan agar semua bagian kulit yang mengalami jerawat bisa mendapatkan gel.

    Pada tulisan berjudul “The Benefits Of Using Aloe Vera For Skin Care And More” menyebutkan bahwa gel lidah buaya mengandung dua hormon: Auxin dan Gibberellins. Kedua hormon ini bekerja untuk memberikan penyembuhan luka dan bersifat anti-inflamasi untuk mengurangi radang kulit.

    Kandungan giberellin juga berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel baru. Hal ini memungkinkan berbagai masalah kulit (termasuk jerawat) bisa disembuhkan secara cepat dan alami.

    24. Menghilangkan Panu
    Gel lidah buaya juga berkhasiat sebagai anti-jamur, yang bermanfaat untuk membasmi dan mencegah pertumbuhan jamur di kulit. Serangan jamur pada kulit menyebabkan munculnya panu.

    Untuk penggunaan gel lidah buaya ini, maka hanya dengan mengoleskannya ke bagian kulit yang terkena panu.

    25. Menyembuhkan Sariawan

    Sariawan
    Sumber gambar: Wikipedia.org

    Untuk mempercepat penyembuhan luka sariawan, maka Anda bisa menggunakan campuran gel lidah buaya bersama air bersih untuk berkumur. Selain itu bisa dengan mengoleskan secara langsung gel lidah buaya pada bagian yang terkena sariawan atau luka.

    Kandungan di dalam gel lidah buaya memberikan efek menenangkan, memiliki sifat antiseptik dan meredakan rasa nyeri di mulut.

    26. Mengobati Psoriasis
    Penyakit kulit ini cukup mengganggu, dimana timbulnya bercak-bercak merah disertai rasa gatal akibat reaksi autoimun di dalam tubuh.

    Dimana terjadinya penyakit kulit ini karena sistem imun tubuh yang salah dalam mengenali antibodi sendiri sebagai musuh.

    Lidah buaya bisa dimanfaatkan untuk pengobatan psoriasis, di dalamnya terkandung senyawa alprogen yang berfungsi untuk menghambat reaksi autoimun yang mengganggu tersebut.

    Anda bisa memanfaatkan ekstrak lidah buaya yang sudah dikemas dalam bentuk produk krim dan dijual bebas di pasaran.

    Penggunaannya cukup ampuh untuk mempercepat penyembuhan bercak psoriasis. Dimana sifat lidah buaya yang memberikan kelembapan sangat berguna untuk meredakan rasa gatal di kulit, dan membuat nyaman kulit.

    27. Mengatasi Sembelit
    Kandungan di dalam lidah buaya juga bermanfaat untuk mengatasi sembelit atau susah buang air besar. Pada bagian korteks lidah buaya memiliki kandungan aloin/barbaloin yang memiliki efek laksatif, yang bermanfaat sebagai pencahar untuk melancarkan buang air besar, menjaga fungsi dan pergerakan usus agar tetap baik, dan juga melunakkan feses sehingga mudah dikeluarkan.

    Minum jus lidah buaya yang memiliki kandungan serat tinggi juga memberikan manfaat untuk pengobatan sembelit.

    Tapi penting diketahui, bahwa konsumsi jus lidah buaya tidak diperbolehkan pada ibu hamil karena memberikan efek samping berupa gangguan pada perkembangan janin di dalam kandungan.

    28. Menurunkan Berat Badan

    Menurunkan Berat Badan
    Menurunkan Berat Badan | Sumber gambar: Wikimedia.org

    Lidah buaya yang memiliki kandungan serat tinggi bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Kandungan serat bekerja untuk mengikat lemak, mencegah terjadinya penimbunan lemak dan melancarkan pencernaan.

    Pada sebuah tulisan berjudul “The Benefits of Aloe Vera Juice for Weight Loss”, menyebutkan sebuah sebuah studi hewan yang dipublikasikan dalam jutnal Obesity Research & Practice pada 2008, menunjukkan potensi sterol tanaman yang ditemukan pada lidah buaya dapat memperbaiki komposisi tubuh.

    Dalam studi tersebut, tikus gemuk yang diberikan sterol tanaman lidah buaya memiliki kadar lemak lebih rendah dibandingkan tikus yang tidak diberikan sterol ini. Penelitian ini dilakukan selama 35 hari.

    Manfaat ini juga bisa terjadi pada manusia. Pada sebuah studi yang diterbitkan pada bulan September 2013 di Nutrition, menemukan bahwa penderita obesitas dengan diabetes atau pradiabetes yang mengonsumsi suplemen asam lidah buaya kompleks selama delapan minggu mengalami penurunan berat badan dan lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan orang-orang yang tidak diberikan suplemen ini.

    Studi jangka panjang yang lebih besar masih tetap diperlukan untuk memastikan tentang manfaat lidah buaya ini untuk penurunan berat badan

    Lidah buaya bisa menyebabkan penurunan berat badan karena efek pencaharnya. Hanya saja mengonsumsi jus lidah buaya (dan semacamnya) dalam jangka panjang dan sering bisa beresiko pada penyakit diare, kram perut, mual, muntah dan kadar kalium rendah.

    Bagi Anda yang mengalami alergi terhadap tulip, bawang merah dan bawang putih kemungkinan juga akan terkena reaksi alergi pada lidah buaya.
    http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html