Tips Melakukan Ratus di Rumah

Ratus Spa merupakan perawatan khusus miss V yang menggunakan rempah-rempah dengan teknik pengasapan atau penguapan. Umumnya, ratus dilakukan oleh wanita yang akan menikah maupun sudah menikah.

Pasalnya, ratus memiliki fungsi untuk merapatkan, mengharumkan vagina, serta menghilangkan keputihan dan meningkatkan gairah seksual. Tak heran ratus menjadi perawatan favorit wanita.

Tips Melakukan Ratus di Rumah
(Foto: Marthatilaarspa)

Kini, untuk perawatan ratus Anda tidak perlu ke salon. Anda bisa melakukannya dirumah, asalkan memiliki beberapa bahan-bahan tertentu. Seperti:

"Ratus dirumah cukup mudah, yang penting punya tungku sama arang untuk memanaskan ratus yang berbentuk dupa," .

Ya, tungku dan arang diperlukan untuk ratus dengan teknik pengasapan. Cara memakainya hanya membakar arang hingga merah diatas tungku, kemudian taburkan ratus dupa diatas arang.

Sedangkan untuk ratus teknik penguapan, memerlukan panci dan air. Pasalnya, ratus yang akan dipakai berbentuk rempah kering.

"Ratus kering cuma perlu dicelupkan kedalam air lalu direbus hingga mendidih. Setelah mendidih, uapkan pada vagina selama 20 menit," jelasnya.


source: http://lifestyle.okezone.com

Spa Vagina: Dicuci, Dipijat, Lalu Diasapi

TERAPI V-spa butuh waktu kurang lebih 2-3 jam. Tidak hanya organ intim yang dimanja, melainkan hampir seluruh tubuh. Bagaimanakah urutan terapi ini? Mari kita perhatikan!

1. Konsultasi
Setiap perawatan dan pemeliharaan kesehatan tentu butuh analisis lebih dahulu. Konsultasi awal dengan ahli penting dijalankan untuk mengetahui secara umum kondisi si wanita. Salah satunya untuk melihat apakah ada penyakit tertentu yang terkait dengan organ intim. Pada tahap ini segala masalah dan keinginan peserta terapi bisa disampaikan. Lalu terapis akan memberikan pengarahan tentang teknis perawatan dan manfaatnya.

2. Vulva Hygiene
Sebelum terapi dijalankan, kebersihan bagian intim menjadi fokus yang pertama. Perawatan dimulai dengan membersihkan vulva vagina dari kotoran dengan air hangat yang mengandung herbal wash dan minyak aromatik.

3. V-Scrubing
Selanjutnya daerah sekitar organ intim seperti lipatan paha, area perut, dan pantat serta daerah yang kulitnya cenderung lebih gelap seperti daerah ketiak dan payudara, digosok dengan scrub berbahan rempah semisal cendana, akar wangi, dan mawar. Scrub ini bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, mencerahkan dan menghaluskan kulit.

4. Pijat bioenergi
Biar tubuh rileks, peredaran darah lancar, stamina tubuh dan vagina meningkat, perawatan dilanjutkan dengan pijat terapi aroma. Pemijatan dengan teknik bioenergi ini dilakukan pada seluruh tubuh, terutama otot-otot dasar panggul.

5. Guci Bathing
Selesai pijat, dilanjutkan berendam dalam guci besar berisi air hangat yang ditetesi minyak esensial. Sambil berendam, peserta terapi dibimbing untuk melakukan meditasi gerak.
Gerakan-gerakan itu berupa kontraksi untuk mengencangkan otot dasar panggul, pinggang, paha dalam, paha luar, lutut, kaki, dan otot vagina. Langkah-langkah ini dilakukan dengan mengatur napas sambil merasakan benar-benar kenyamanan di seluruh tubuh. Dalam hal ini konsentrasi, olah rasa, dan napas berjalan seiring.

6. V-Steam (penguapan)
Untuk merilekskan, melancarkan aliran darah di sekitar vagina, dan meluruhkan lendir berlebih pada vagina, dilakukan steam vagina. V-Steam dijalani dalam posisi duduk dan kaki terbuka tebar. Lalu daerah sekitar organ intim diberi uap hangat (steam) yang berasal dari ramuan herbal dan minyak esensial.

7. V-Compress
Untuk melengkapinya, dalam keadaan hangat, ramuan herbal yang telah dikemas seperti tea-bag, dikompreskan pada vagina dan sekitarnya. Fungsinya sebagai tonik atau penguat untuk meningkatkan stamina vagina, antiinfeksi, serta mengurangi peradangan atau nyeri, jika ada.

8. V-fogging (pengasapan)
Pengasapan dilakukan dengan membakar rempah dari akar hitam, akar wangi, dan cendana yang dipanaskan dalam vaporizer. Langkah ini bermanfaat meningkatkan stamina vagina, sebagai antiseptik dan menjaga kelembaban vagina.

9. Perawatan dari dalam
Sebagai perawatan dari dalam, disediakan dua macam ramuan alami yang berfungsi untuk meningkatkan stamina, bersifat antiseptik, dan menghangatkan tubuh. Bisa dipilih ramuan Indonesia, misalnya kunyit dan temulawak, atau ramuan Cina.

Merangsang Gairah Seks dengan Ratus

Ratus atau spa vagina identik dengan ritual perawatan kesehatan wanita menjelang pernikahan. Ratus yang menggunakan bahan alami dari tumbuhan merupakan aromatherapy klasik tradisi khas keraton dengan ragam khasiat. Tak hanya membuat wangi area intim wanita, terapi aroma ratus juga bisa merangsang gairah seksual pasangan.

Kekhasan ratus berasal dari bahan natural seperti foeniculi fructus atau buah adas, kulit kayu cendana, akar wangi, kenanga, melati, dan kayu manis. Bahan alami inilah yang kemudian melahirkan aroma mengandung afrodisiak.

"Selain membuat area V lebih wangi dan terawat, ratus juga bisa dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan. Bakar ratus seperti membakar dupa, dengan menaburkan serpihan ratus yang sudah dihancurkan di atas bara api, aromanya yang mengandung afrodisiak bisa merangsang gairah seksual pasangan," jelas Sherly Precillia, Operational Manager TSRHS kepada Kompas Female.

Ratus memang memiliki manfaat multiguna. Keharumannya yang khas juga bermanfaat untuk mengharumkan rambut dan busana. Caranya sama seperti pengharum ruangan. Yakni dengan membakar serpihan ratus di atas bara api. Lalu, aroma dan asap dari pembakaran ini bisa Anda manfaatkan untuk mengharumkan rambut dan busana setengah kering.

Jadi bakar ratus di kamar, lalu tempelkan juga asap dan aromanya di rambut dan busana tidur Anda, lalu lihat bagaimana pasangan Anda tergoda dan terbawa suasana. Hhm, cara sederhana bernuansa tradisi keraton untuk memancing gairah. Tertarik mencoba?

Ratus Vagina Antara Mitos & Fakta

“Jangan lupa ratus vagina, ya. Biar malam pertamamu dahsyat.…” Mungkin Anda pernah mendapat ‘wasiat’ seperti itu –yang biasanya disampaikan dengan sorot mata nakal– saat Anda sedang ribet mengurus pernikahan.

Anda yang sudah lama berstatus istri pun tentunya tak asing lagi dengan istilah ratus vagina. Apalagi, belakangan ini, perawatan tradisional untuk organ pribadi ala putri keraton Jawa ini sedang diminati, karena dipercaya membuat hubungan suami-istri tetap panas. Namun, di sisi lain, juga muncul kontroversi, terutama bila dikaitkan dari sisi kesehatan organ intim wanita. Nah, daripada bingung, lebih baik kita tanya langsung pada pakarnya.

Ratus Vagina Antara Mitos & Fakta
AGAR KESET
Untuk urusan tempat tidur, masyarakat kita sejak dulu memang terkenal kreatif. Tak hanya canggih dalam posisi dan filosofi bercinta, seperti yang tercantum dalam kitab sastra Jawa kuno, Serat Centhini. Masyarakat juga mengenal berbagai ramuan tradisional serta berbagai mitos, yang bila diikuti, dipercaya akan membuat tempat tidur bergoyang makin hot.

Uniknya lagi, dalam urusan seksual, baik pria maupun wanita punya kedudukan setara. Mereka sama-sama punya rahasia tempat tidur yang bikin pasangannya nagih. Bila pria punya segudang mitos agar juniornya selalu siap tempur, wanita juga punya segudang resep turun-temurun agar organ intimnya selalu wangi dan keset

Dalam hal perawatan kebersihannya, misalnya, sejak dulu air rebusan daun sirih dipercaya mengandung antiseptik alami sekaligus aman untuk membersihkan vagina. Sementara, wanita Madura terkenal dengan ramuan tongkatnya yang andal. Ada juga mitos yang mengharamkan mengonsumsi nanas, karena bisa bikin vagina ‘banjir’. Pokoknya, vagina yang keset atau seret (setengah kering dan setengah basah) dianggap yang paling oke. Pasalnya, kondisi ini dipercaya memiliki ‘remasan’ yang memabukkan.

Setelah sekian lama terabaikan karena dianggap tidak praktis, kini –di saat masyarakat keranjingan segala sesuatu yang holistik-- ratus vagina kembali populer. Bahkan, perawatan ini termasuk wajib hukumnya di spa-spa kota besar, seperti di Jakarta dan Bali. Istilahnya pun keren-keren, antara lain vagina spa, V spa, atau feminine spa.

“Ratus vagina adalah perawatan daerah vagina melalui teknik penguapan dengan menggunakan herba tertentu. Efeknya untuk memberikan kesegaran sekaligus untuk menyenangkan pasangan,” kata Tri Fitra Andriyani, dari Air Cantee Spa. Menurut Tri, uap ratus bisa membantu mengeluarkan lendir yang berlebihan dari vagina, serta menghilangkan gata-gatal yang timbul akibat kondi-sinya yang lembap, baik karena iklim tropis maupun underwear yang tidak menyerap keringat.

Sebagai perawatan tradisional, bahan yang dipakai untuk meratus tentunya bahan-bahan alami, terutama herba lokal, misalnya kunyit, kayu manis, cengkih, atau daun sirih. “Agar beda dengan yang lain, kami juga memakai herba impor, seperti rosemary, sage, thyme, dan marjoram,” jelas Tri.

Ia menambahkan, herba yang biasa digunakan sebagai bumbu masak masakan Mediterania dan Italia –juga biasa dipakai sebagai campuran minuman– ini ternyata dipercaya berkhasiat untuk memanjakan vagina. “Selain mengandung zat-zat antiseptik, aroma bahan-bahan ini juga menenangkan pikiran sehingga membantu proses relaksasi.”

Tidak itu saja, ratus juga kaya manfaat. Antara lain menstimulasi peredaran darah, mengatasi sindrom pramenstruasi, menghilangkan rasa nyeri dan kelelahan otot, serta menghangatkan vagina. Sehingga, vagina yang letih kembali fresh dan siap beraksi. “Meski begitu, ratus tidak dapat menyembuhkan infeksi atau keputihan, melainkan hanya mencegah. Makanya, kami tidak melakukan ratus pada wanita yang menderita keputihan,” ujar Tri.

Berbeda dari gurah vagina yang dilakukan dengan memasukkan berbagai rempah ke dalam vagina, inti perawatan ratus adalah penguapan. Semua bahan herba tersebut direbus sampai mendidih di dalam wadah tembikar (bahan yang mampu menahan air rebusan tetap panas lebih lama).

Anda kemudian dipersilakan duduk dengan kaki merenggang di kursi kayu yang berlubang di tengahnya. Wadah tembikar rebusan herba itu lalu ditaruh tepat di bawah lubang kursi sehingga uap tepat mengenai sasaran. Penguapan yang diberikan sekitar 30 menit inilah yang akan membuat otot-otot sekitar vagina yang tegang akan kembali lentur.

AMANKAH BAGI KESEHATAN VAGINA?
Diakui atau tidak, beragam mitos tentang perawatan vagina tetap hidup sampai sekarang, karena wanita umumnya peduli pada kesehatan, keindahan, dan kewangian vaginanya. Di sisi lain, muncul juga keraguan akan keamanan ratus. Apalagi bila dikaitkan dengan kesehatan vagina. Ada anggapan, ratus akan membuat keasaman vagina terganggu. Bukannya menjadi sehat, vagina justru rentan infeksi. Benarkah demikian?
Ginekolog dari RS Permata Cibubur, Jakarta, dr. Dwiana Ocviyanti Sp.OG, yang juga pengasuh rubrik Seks & Ginekologi di femina, mencoba mengupasnya sampai tuntas.

Apakah ratus aman untuk kesehatan vagina?
Untuk menjawab pertanyaan ini, terlebih dahulu kita harus tahu anatomi vagina. Bentuk liang vagina seperti pipa yang bolong di tengah. Tetapi, dalam keadaan ‘tidak dipakai’, dinding vagina akan saling menempel erat sehingga bentuknya gepeng. Bentuk seperti ini tidak memungkinkan ada benda atau zat-zat dari luar yang bisa masuk dan menembus liang vagina. Dengan alasan ini, uap ratus tidak akan bisa masuk ke liang vagina, dan otomatis tidak akan mengganggu kesehatan vagina.

Benarkah ratus bisa mengurangi infeksi?
Secara langsung, ratus tentu saja tidak mengurangi infeksi. Tetapi, secara tidak langsung, uap hangat yang membuat pembuluh darah melebar dan alirannya makin lancar itu memungkinkan jumlah sel darah putih yang bertugas untuk melawan infeksi juga akan makin banyak. Makanya, bila ada kuman yang masuk, mekanisme pertahanan diri jadi lebih baik.

Benarkah ratus memengaruhi keasaman vagina?
Kondisi di dalam vagina memang asam (pada kisaran 3,5-5). De-ngan kadar keasaman ini, di dalam vagina tumbuh flora (mikroba) normal yang hanya cocok tumbuh pada kondisi ini. Jamur, misalnya, tidak akan bisa tumbuh bila kondisi keasaman vagina tetap terjaga. Tetapi, dengan anatomi vagina dan fakta bahwa uap ratus tidak akan bisa masuk ke liang vagina, maka ratus vagina tidak akan mengganggu keasaman vagina.

Benarkah ratus membuat vagina keset?
Secara alami, vagina memiliki kelenjar bartholin yang terletak di dinding liang vagina yang bertugas memproduksi cairan. Fungsi cairan ini untuk membersihkan sekaligus menghanyutkan benda-benda asing (yang bisa membahayakan kesehatan vagina) ke luar.

Pada saat terangsang dan berhubungan seksual, vagina akan memproduksi lebih banyak cairan, yang berfungsi sebagai pelumas agar tidak teriritasi oleh gesekan penis. Tetapi, karena anatomi vagina yang gepeng saat tidak terpakai, ratus tidak akan mengganggu fungsi vagina dalam memproduksi cairan. Apalagi, meski bahan herba itu mengandung berbagai zat, uap yang diperoleh dari rebusannya tidak mengandung zat-zat tersebut.

Benarkah ratus bisa melemaskan otot vagina yang kaku?
Ya. Uap ratus yang hangat akan membuat otot vagina dan daerah sekitarnya menghangat. Kehangatan itu membuat pembuluh darah yang ada di sana melebar sehingga aliran darah menjadi lancar. Hal inilah yang membuat otot-otot vagina lebih relaks. Efek ini sebetulnya mirip dengan mandi air hangat saat kita sedang capek. Aliran darah yang lancar akan membuat tubuh jadi segar dan nyaman.

Bolehkah melakukan ratus vagina pada masa nifas?
Boleh saja, karena ratus bisa membantu melenturkan otot vagina yang kaku. Tetapi, pastikan Anda sudah tidak mengalami perdarahan. Karena, bila masih perdarahan, maka pembuluh darah yang melebar akibat penguapan bisa membuat perdarahan makin hebat. Jika memang ingin melakukannya, tunggulah hingga minimal 2 minggu pascapersalinan. Lebih baik lagi bila Anda menunggu hingga masa nifas berakhir.

Benarkah wanita yang masih perawan tidak boleh melakukan ratus vagina?
Secara medis, tak ada alasan yang melarang wanita yang belum pernah berhubungan seksual untuk melakukan ratus vagina. Karena ratus bersifat penguapan, dan tidak memasukkan sesuatu ke dalam vagina.

Bagaimana cara terbaik merawat vagina?
Yang pasti, jangan sekali-kali memasukkan pembersih apa pun ke dalam vagina, karena bisa mengganggu kesehatannya. Anda cukup membasuh vagina dengan air bersih, karena vagina punya mekanisme pembersihan alami. Tetapi, untuk vagina bagian luar (vulva), Anda boleh membersihkan dengan sabun. Karena, pada vulva biasanya terdapat banyak lemak yang tidak bisa bersih hanya dengan air.

Tips Cara Merawat Vagina

Merawat vagina sebagai salah satu rutinitas dari seorang wanita tidaklah harus dianggap sebagai kewajiban yang merepotkan tetapi bi balik itu merawat vagina dapat di jadikan salah satu sarana untuk memanjakan diri anda di sela-sela kesibukan, untuk itulah anda juga harus mengetahui bagaimana cara merawat vagina yang baik dan benar.

Vagina merupakan salah satu bagian penting yang dimiliki oleh wanita, seperti bagian tubuh lainnya vagina juga memerlukan perawatan khusus, ada banyak macam cara merawat vagina yang dianjurkan baik secara alami maupun modern. Merawat vagina bukan hanya bertujuan untuk menyenangkan pasangan, tetapi perawatan vagina wajib sifatnya untuk diketahui setiap wanita. Perawatan vagina bermanfaat untuk menjaga vagina dari kuman dan pernyakit, karena memang sifatnya yang terbuka apabila tidak mendapat perawatan secara khusus vagina rentan terserang penyakit sehingga menyebabkan keputihan dan bau tak sedap.

Saat ini ada banyak jenis cara merawat vagina mulai dari yang tradisional maupun modern, untuk perawatan vagina secara tradisional memiliki kelebihan tersendiri selain fungsinya untuk menjaga kesehatan vagina dengan menggunakan perawatan vagina tradisional anda akan mendapatkan sensasi tersendiri yang juga dapat dimanfaatkan untuk memanjakan diri, untuk anda yang mempunyai rutinitas dan kesibukan tinggi perawatan vagina secara modern dapat menjadi pilihan karena lebih paraktis.

Sebenarnya bagaimana cara merawat vagina yang baik dan benar sehingga tidak menggngu kesehaan vagina? simak tips cara merawat vagina berikut ini:

1. Dalam membersihkan vagina gunakanlah sabun khusus vagina yang mempunyai pH yang sama sengan pH vagina normal sekitar 3,5 – 4,5, dalam merawat vagina menjaga tingkat keasaman vagina penting dilakukan untuk mencegah timbulnya bakteri atau kuman tidak baik, apabila anda akan menggunakan antiseptik vagina ( douche ) pilih yang disarankan dokter, karena antiseptik mempunyai sifat keras dan bisa saja membunuh semua bakteri yang ada di vagina baik itu bakteri baik yang menjaga vaginadam menyebabkan iritasi pada vagina.

2. Dalam memilih celana dalam jangan memilih celana dalam yang terlalu ketat, cwelana dalam yang terlalu ketat tidak baik untuk kesehatan vagina karena suasana vagina akan menjadi panas dan lembab, hal ini tentu saja memicu perkembang biakan kuman penyakit. Selain itu penggunaan celana dalam yang ketat dapat menekan raim, pemakaian terus menerus dalam waktu lama tentu saja tidak baik untuk rahim anda. Pilihlah celana dalam yang terbuat dari bahan menyerap keringat dan tidak terlalu ketat.

3. Hindari pemakaian wewangian maupun deodoran pada daerah vagina, banyak wanita yang melakukan ini berharap daerah vaginanya menjadi wangi, akan tetapi hal ini tidak disarankan karena dapat menyebabkan iritasi pada vagina karena daerah tersebut lebih sensitif di banding daerah lainya.

4. Gantilah pembalut lebih sering dan jangan malas untuk menggantinya, terlebih saat anda dalam masa menstruasi, hal ini penting dilakukan agar vagina tidak menjadi lembab.

5. Cara merawat vagina yang baik bukanlah hanya semata-mata dilakukan dari luar tetapi penting dilakukan dari dalam untuk itulah menjaga pola makan, dan menjaga berat badan agar tetap seimbang menjadi hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan.

6. Lakukan perawatan Spa vagina dengan Ratus Spa sebulan 2 kali terutama pada saat setelah masa menstruasi hal ini penting untuk menjaga keseimbangan pH dan menjaga vagina agar tetepa selalu sehat dan wangi selain itu perawatan Ratus Spa juga tidak boleh dilakukan terlalu sering cukup sebulan 2 kali.

7. Hal terakhir yang penting dalam cara merawat vagina yang baik dan benar sekaligus untuk menjaga kesehatan diri kita sendiri adalah dengan melakukan hubungan seks yang aman. Maksudnya, perhatikan apabila pasangan anda memiliki riwayat penyakit kelamin selain itu cukup melakukan hubungan seks dengan pasangan resmi kita.

Demikian tips cara merawat vagina yang harus di cermati oleh kita para wanita, tidak hanya terbatas pada wanita yang mempunyai pekerjaan di ruma tetapi bagi para ibu rumah tangga perawatan vagina penting dilakukan untuk menjaga kesehatan diri maupun membahagiakan pasangan anda.

Ratus Spa, Eksotisme Perawatan Vagina Warisan Leluhur

Kecantikan sebetulnya kompleks. Tak hanya cantik dari luar, tetapi juga dari dalam. Persisnya, kecantikan organ intim. Untuk merawat kecantikan dalam ini, banyak cara yang ditempuh. Salah satunya dengan ratus kewanitaan tiongkok kuno. Teknik perawatan ini menggunakan ramuan rempah-rempah pilihan rahasia wanita yang diracik secara alami. Bagaimana teknik ratus kewanitaan ini? Seberapa besar manfaatnya untuk kecantikan organ intim?

Kecantikan dalam adalah hal yang penting bagi setiap wanita, khususnya yang telah mempunyai pasangan. Kecantikan dan kebersihan organ intim mesti tetap dijaga. Apalagi letak organ intim lebih tersembunyi dan lebih sulit diamati secara pribadi oleh wanita. Karena itu, diperlukan perawatan khusus. Perawatan ini bertujuan agar organ itu tetap bersih dan lembap alami.

Teknik Ratus Kewanitaan

Ratus kewanitaan adalah sebuah terapi untuk merawat organ intim dengan pengasapan secara langsung ke dalam organ intim wanita. “Tujuannya adalah agar organ intim wanita menjadi kenyal, harum, halus, berdenyut, dan berdaya cengkeram kuat,” kata Maria Syailendra, pakar kecantikan alternatif yang membuka praktiknya di Jalan Tebet Utara Dalam No. 30 dan Jalan Kertanegara No. 37 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, serta di 5 kota besar di Indonesia sejak 10 tahun yang lalu.

Ratus kewanitaan merupakan sebuah metode kuno dari negeri Tirai Bambu. Berbeda dengan spa organ intim dan ratus vagina pada umumnya, ratus tiongkok kuno ini hanya boleh dilakukan oleh wanita dewasa yang telah menikah atau pernah melahirkan. Mengapa? Karena persalinan bisa mengakibatkan melemahkan otot dasar panggul. Inilah yang membuat otot-otot organ intim menjadi kendur. Dengan racikan rempah-rempah yang diasapkan, seperti kayu manis, bunga melati, dan rempah-rempah lainnya, ratus tiongkok mampu mengencangkan otot-otot di dinding organ intim sehingga otot-otot tersebut kembali mengencang dan menyempit.

Perawatan tradisional ini dimulai dengan mencuci organ intim dengan air bunga ramuan khusus. Setelah itu dilanjutkan dengan pengasapan selama 15 menit. Jika organ intim bermasalah, efeknya dirasakan pasien. Dan biasanya akan dilakuan pencucian sebanyak dua kali. Setelah pengasapan, dilakuan terapi totok pada otot-otot yang berada di sekitar perut untuk mengencangkan otot-otot organ dalam wanita. Kemudian proses ini disempurnakan dengan bantuan tenaga prana yang dimiliki oleh terapis.

Tidak ada pantangan dalam hal makanan setelah perawatan ini. Yang tidak boleh adalah berhubungnan seks. Paling tidak waktu yang dibutuhkan agar organ intim bisa lagi digunakan untuk berhubungan seks adalah dua hari. Ini bertujuan agar manfaat ratus tiongkok bisa benar-benar diperoleh dulu oleh pasien.

Tujuan dan Manfaat

Menurut beberapa dokter spesialis kandungan, ratus kewanitaan tiongkok kuno memiliki manfaat secara ilmiah dan tidak dilarang untuk dilakukan. Maria mengatakan bahwa tidak ada efek samping yang akan timbul akibat ratus tiongkok ini. Terutama karena alat-alat dan bahan-bahan yang digunakan berasal dari alam dan baik untuk kesehatan.

Beberapa manfaat ratus kewanitaan tiongkok kuno, antara lain, untuk mencegah timbulnya jamur. Jamur sangat menyukai tempat-tempat yang lembap. Jamur adalah salah satu penyebab keputihan. Dan Candida albicans adalah salah satu jenis jamur yang normal ditemukan dalam organ intim wanita. Jamur ini akan berkembang biak hingga jumlahnya melampaui batas, jika kondisi organ intim berubah.

Candida termasuk jamur pelahap glukosa. Bila terjadi peningkatan kadar gula darah, candida akan tumbuh tak terkendali. Jamur ini juga mudah tumbuh liar pada kehamilan trimester terakhir, atau buang air kecil atau berhubungan intim. Dengan ratus, pertumbuhan jamur ini dapat dicegah. Asap dari rempah-rempah yang digunakan dapat membunuh jamur.

Asap-asap tersebut juga mampu membersihkan lendir yang ada di organ intim wanita. Dengan begitu, organ intim akan merapat dan sempit. Manfaat lainnya adalah melancarkan aliran darah. Pembuluh darah disekitar organ intim akan menjadi lebih lebar akibat pengasapan. Jika aliran darah lancar, otot-otot di dinding organ intim akan relaks. “Ini yang membuat daya cengkeram otot tersebut menjadi kuat,” sambung Maria.

Organ Intim Sehat dengan Ratus Kewanitaan

Kecantikan sebetulnya kompleks. Tak hanya cantik dari luar, tetapi juga dari dalam. Persisnya, kecantikan organ intim. Untuk merawat kecantikan dalam ini, banyak cara yang ditempuh. Salah satunya dengan ratus kewanitaan tiongkok kuno. Teknik perawatan ini menggunakan ramuan rempah-rempah pilihan rahasia wanita yang diracik secara alami. Bagaimana teknik ratus kewanitaan ini? Seberapa besar manfaatnya untuk kecantikan organ intim?

Kecantikan dalam adalah hal yang penting bagi setiap wanita, khususnya yang telah mempunyai pasangan. Kecantikan dan kebersihan organ intim mesti tetap dijaga. Apalagi letak organ intim lebih tersembunyi dan lebih sulit diamati secara pribadi oleh wanita. Karena itu, diperlukan perawatan khusus. Perawatan ini bertujuan agar organ itu tetap bersih dan lembap alami.

Teknik Ratus Kewanitaan

Ratus kewanitaan adalah sebuah terapi untuk merawat organ intim dengan pengasapan secara langsung ke dalam organ intim wanita. “Tujuannya adalah agar organ intim wanita menjadi kenyal, harum, halus, berdenyut, dan berdaya cengkeram kuat,” kata Maria Syailendra, pakar kecantikan alternatif yang membuka praktiknya di Jalan Tebet Utara Dalam No. 30 dan Jalan Kertanegara No. 37 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, serta di 5 kota besar di Indonesia sejak 10 tahun yang lalu.

Ratus kewanitaan merupakan sebuah metode kuno dari negeri Tirai Bambu. Berbeda dengan spa organ intim dan ratus vagina pada umumnya, ratus tiongkok kuno ini hanya boleh dilakukan oleh wanita dewasa yang telah menikah atau pernah melahirkan. Mengapa? Karena persalinan bisa mengakibatkan melemahkan otot dasar panggul. Inilah yang membuat otot-otot organ intim menjadi kendur. Dengan racikan rempah-rempah yang diasapkan, seperti kayu manis, bunga melati, dan rempah-rempah lainnya, ratus tiongkok mampu mengencangkan otot-otot di dinding organ intim sehingga otot-otot tersebut kembali mengencang dan menyempit.

Perawatan tradisional ini dimulai dengan mencuci organ intim dengan air bunga ramuan khusus. Setelah itu dilanjutkan dengan pengasapan selama 15 menit. Jika organ intim bermasalah, efeknya dirasakan pasien. Dan biasanya akan dilakuan pencucian sebanyak dua kali. Setelah pengasapan, dilakuan terapi totok pada otot-otot yang berada di sekitar perut untuk mengencangkan otot-otot organ dalam wanita. Kemudian proses ini disempurnakan dengan bantuan tenaga prana yang dimiliki oleh terapis.

Tidak ada pantangan dalam hal makanan setelah perawatan ini. Yang tidak boleh adalah berhubungnan seks. Paling tidak waktu yang dibutuhkan agar organ intim bisa lagi digunakan untuk berhubungan seks adalah dua hari. Ini bertujuan agar manfaat ratus tiongkok bisa benar-benar diperoleh dulu oleh pasien.

Tujuan dan Manfaat

Menurut beberapa dokter spesialis kandungan, ratus kewanitaan tiongkok kuno memiliki manfaat secara ilmiah dan tidak dilarang untuk dilakukan. Maria mengatakan bahwa tidak ada efek samping yang akan timbul akibat ratus tiongkok ini. Terutama karena alat-alat dan bahan-bahan yang digunakan berasal dari alam dan baik untuk kesehatan.

Beberapa manfaat ratus kewanitaan tiongkok kuno, antara lain, untuk mencegah timbulnya jamur. Jamur sangat menyukai tempat-tempat yang lembap. Jamur adalah salah satu penyebab keputihan. Dan Candida albicans adalah salah satu jenis jamur yang normal ditemukan dalam organ intim wanita. Jamur ini akan berkembang biak hingga jumlahnya melampaui batas, jika kondisi organ intim berubah.

Candida termasuk jamur pelahap glukosa. Bila terjadi peningkatan kadar gula darah, candida akan tumbuh tak terkendali. Jamur ini juga mudah tumbuh liar pada kehamilan trimester terakhir, atau buang air kecil atau berhubungan intim. Dengan ratus, pertumbuhan jamur ini dapat dicegah. Asap dari rempah-rempah yang digunakan dapat membunuh jamur.

Asap-asap tersebut juga mampu membersihkan lendir yang ada di organ intim wanita. Dengan begitu, organ intim akan merapat dan sempit. Manfaat lainnya adalah melancarkan aliran darah. Pembuluh darah disekitar organ intim akan menjadi lebih lebar akibat pengasapan. Jika aliran darah lancar, otot-otot di dinding organ intim akan relaks. “Ini yang membuat daya cengkeram otot tersebut menjadi kuat,” sambung Maria.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html